Tuesday, August 7, 2012

KENAPA SUPPORT ASI

@ID_AyahASI dan MommiesDaily bekerja sama untuk menurunkan beberapa artikel terkait ASI dan Menyusui dari sudut seorang Ayah. Artikel ini kami buat dalam rangka World Breastfeeding Week dan Pekan ASI Nasional. Berikut adalah salah satu artikel tersebut. Selamat Membaca.


KENAPA SUPPORT ASI?


Biar terlihat keren di depan para mahmud (mamah muda). Hehehe.
Seriously, selalu bingung kalau diajukan pertanyaan di atas. Memangnya aneh banget, ya, bila seorang pria mendukung istrinya memberikan ASI? Setalah dua tahun membantu istri dan kemudian melihat anak kami tumbuh berkembang sehat hingga sekarang berumur empat tahun, pertanyaan tersebut menjadi tidak relevan buat saya. Mungkin pertanyaannya sebaiknya dibalik, kenapa ada suami yang tidak men-support ASI?
Untuk saya pribadi, ada beberapa hal yang mengakibatkan saya mendukung istri saya untuk mendukung pemberian ASI:

1. Saya ingin berkontribusi bagi keluarga saya. Saya percaya bahwa membangun rumah tangga, termasuk membesarkan anak, memerlukan kerjasama dari pasangan suami istri. Bikinnya berdua, membesarkannya juga bersama-sama, dong. Terlalu sempit bila peranan suami hanya dikotakkan dalam mencari nafkah saja, kemudian dijadikan alasan untuk berleha-leha seusai bekerja. Apa kabarnya istri mereka yang mengandung sembilan bulan, mau mati ketika melahirkan, dan kemudian kecapeanmenyusui anak mereka? Apa kabarnya para istri yang sudah bekerja tapi masih harus terbangun malam hari untuk mompa atau menyusui? Please, deh, hari gini cuma mau ongkang-ongkang kaki dan buka sarung doang .…
2. Kenapa ASI? Kenapa nggak? Apakah ada zat nutrisi lain yang lebih baik dari ASI? Komponen dalam susu formula yang paling baik sekalipun, masih belum bisa menggantikan ASI. Semua protein, vitamin, enzim, serta nutrisi ada dalam cairan ASI, dan semuanya GRATIS! Hal yang dibutuhkan hanya kemauan untuk membuka wawasan dan tidak tunduk pada iklan sufor semata.
3. Saya teringat ketika SD, saya melihat ibu-ibu cukup membuka beha untuk menyusui anaknya.Sederhana, praktis, dan mudah namun sangat penuh kasih sayang. Begitu mengesankan. Lalu ketika SMA , saya sering merasa kasihan ketika melihat mahmud sibuk mengeluarkan termos, mengaduk sufor, membersihkan seluruh pernak-pernik lainnya. Ada jarak, ada kasih sayang yang terputus ketika melihat adegan itu. Sekarang mungkin lebih parah lagi, mahmud-nya melenggok dengan blow rambutnya yang jaya, sementara baby sitter-nya sibuk menyiapkan sufor. Heboh, modern, kosmopolitan, tapi hampa. Saya tidak ingin kehampaan itu ada di keluarga saya. Saya ingin menciptakan keluarga yang hangat, dan lewat ASI, saya mencoba mewujudkannya.
Awalnya, saya pikir cuma saya yang ‘aneh’ mendukung istri saya memberikan ASI. Namun, ketika saya dipertemukan oleh lima orang dan kemudian tujuh orang bapak oleh Diba dan Nia dari AIMI, saya yakin, saya tidak sendirian. Setelah sekian lama berinteraksi, saya melihat benang merah di antara kami berdelapan: kami peduli dengan istri-anak kami, dan mau “hands on” dalam hal membesarkan anak. Kami juga pria-pria yang mau membuka diri, dan menurunkan ego dalam persusuan, karena kami berdelapan yakin, apa yang kami lakukan merupakan hal yang terbaik bagi anak dan istri kami.
Kami semakin yakin bahwa banyak para ayah yang mendukung istri dalam memberikan ASI setelah kami membuat akun Twitter @ID_AyahASI. Dari akun yang sama, kami juga menemukan banyak pula para ayah yang menyesal karena membiarkan anak mereka mengonsumsi sufor. Beberapa dari mereka kemudian bertekad untuk full memberikan ASI untuk anak kedua atau ketiga (atau anak pertama dari istri yang lain. Hehehe– jitak, ya *tambahan dari redaksi).
Sekarang, tugas kita bersama adalah mengangkat kesadaran bahwa lumrah adanya bila seorang ayah mendukung istri mereka dalam memberikan ASI. Jabat tangan erat dan tepuk di pundak buat mas bro yang sudah dan akan mendukung istri mereka. Dengan demikian, kita dapat membuat Indonesia jadi lebih baik.

@siadit, mimin @ID_AyahASi yang (konon) suka bikin kopi


Tuesday, June 19, 2012

Indikasi Medis pada PP 33 Tahun 2012


Kutipan dari penjelasan Pasal 7 PP 33 tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif

Yang dimaksud dengan “indikasi medis” adalah kondisi medis Bayi dan/atau kondisi medis ibu yang tidak memungkinkan dilakukannya pemberian ASI Eksklusif.

Kondisi medis Bayi yang tidak memungkinkan pemberian ASI Eksklusif antara lain:

Bayi yang hanya dapat menerima susu dengan formula khusus, yaitu Bayi dengan kriteria:
  1. Bayi dengan galaktosemia klasik, diperlukan formula khusus bebas galaktosa;
  2. Bayi dengan penyakit kemih beraroma sirup maple (maple syrup urine disease), diperlukan formula khusus bebas leusin, isoleusin, dan valin; dan/atau
  3. Bayi dengan fenilketonuria, dibutuhkan formula khusus bebas fenilalanin, dan dimungkinkan beberapa kali menyusui, di bawah pengawasan.
Bayi yang membutuhkan makanan lain selain ASI selama jangka waktu terbatas, yaitu:

  1. Bayi lahir dengan berat badan kurang dari 1500 (seribu lima ratus) gram (berat lahir sangat rendah);
  2. Bayi lahir kurang dari 32 (tiga puluh dua) minggu dari usia kehamilan yang sangat prematur; dan/atau
  3. Bayi baru lahir yang berisiko hipoglikemia berdasarkan gangguan adaptasi metabolisme atau peningkatan kebutuhan glukosa seperti pada Bayi prematur, kecil untuk umur kehamilan atau yang mengalami stress iskemik/intrapartum hipoksia yang signifikan,
  4. Bayi yang sakit dan Bayi yang memiliki ibu pengidap diabetes, jika gula darahnya gagal merespon pemberian ASI baik secara langsung maupun tidak langsung.
Kondisi medis ibu yang tidak dapat memberikan ASI Eksklusif karena harus mendapat pengobatan sesuai dengan standar. Kondisi ibu tersebut antara lain:

  1. Ibu yang dapat dibenarkan alasan tidak menyusui secara permanen karena terinfeksi Human Immunodeficiency Virus. Dalam kondisi tersebut, pengganti pemberian ASI harus memenuhi kriteria, yaitu dapat diterima, layak, terjangkau, berkelanjutan, dan aman (acceptable, feasible, affordable, sustainable, and safe). Kondisi tersebut bisa berubah jika secara teknologi ASI Eksklusif dari ibu terinfeksi Human Immunodeficiency Virus dinyatakan aman bagi Bayi dan demi untuk kepentingan terbaik Bayi. Kondisi tersebut juga dapat diberlakukan bagi penyakit menular lainnya;

  2. Ibu yang dapat dibenarkan alasan menghentikan menyusui sementara waktu karena:
    a. penyakit parah yang menghalangi seorang ibu merawat Bayi, misalnya sepsis (infeksi demam tinggi  
       hingga tidak sadarkan diri);


    b. infeksi Virus Herpes Simplex tipe 1 (HSV-1) di payudara; kontak langsung antara luka pada payudara ibu     

        dan mulut Bayi sebaiknya dihindari sampai semua lesi aktif telah diterapi hingga tuntas;


    c. pengobatan ibu:

    > obat-obatan psikoterapi jenis penenang, obat anti–epilepsi dan opioid dan kombinasinya dapat menyebabkan efek samping seperti mengantuk dan depresi pernapasan dan lebih baik dihindari jika alternatif yang lebih aman tersedia;

    > radioaktif iodine–131 lebih baik dihindari mengingat bahwa alternatif yang lebih aman tersedia, seorang ibu dapat melanjutkan menyusui sekitar 2 (dua) bulan setelah menerima zat ini;

    > penggunaan yodium atau yodofor topikal misalnya povidone–iodine secara berlebihan, terutama pada luka terbuka atau membran mukosa, dapat menyebabkan penekanan hormon tiroid atau kelainan elektrolit pada Bayi yang mendapat ASI dan harus dihindari; dan

    > sitotoksik kemoterapi yang mensyaratkan seorang ibu harus berhenti menyusui selama terapi.


Memakai susu formula tetapi si anak atau ibu tidak termasuk dalam kategori diatas? Optimalkan ASI, perbaiki Manajemen ASI Perahan (ASIP) dan konsultasi dengan Konselor Laktasi atau ke Klinik Laktasi.








Wednesday, May 16, 2012

ASI Baru Lahir Sedikit?



Bayi nangis itu ga berarti lapar





@ID_AyahASI: Pagiiii...banyak yang baru lahiran yah? Selamaaaat, Biasanya suka khwatir karena ASI belum keluar...bahas dikit yuuuk#ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Banyak yg parno ASInya ga keluar pas habis melahirkan..kalo pas hamil belum keluar tambah bikin parno lagi..knp ga prlu khawatir? #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: ASI memang udah mulai di produksi di kala hamil dan emang harusnya ga keluar pas hamil..tp kok ada yg keluar? Itu cuma bocor aja kok #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Karena bocor,jd buat yg ASInya ga keluar pas hamil ga perlu khawatir..krn harusnya emang keluar stl melahirkan..tp kok H1 blum keluar nih? #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Hari 1-3 setelah melahirkan bayi hanya butuh kolostrum, jangan ngebayangin si kolostrum ini bakal 1/2 botol ato sebotol yak..doi emang dikit #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Meski dikit, kolostrum maha penting kandungannya buat bayi, ada Immunoglobin yg bantu kekebalan, biar kaya super hero di The Avengers :)) #ASIbaruLahir


@ID_AyahASI: Bayi baru lahir itu dikasih bekel makanan sama emaknya, ransum si bayi itu cukup utk 72 jam,itu berarti doi bisa bertahan selama itu tnp ASI #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Tapi si baby nangis min? Kelaperan? Nah, siapa yang di awal kelahiran bayinya tertawa terbahak-bahak sampe guling-guling? Hehe, ga ada kan? #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Di dalam kandungan itu  nyaman bgt buat bayi,doi nangis karena dunia pada rempong..suara suster, suhu dingin AC,cahaya lampu,suara PING! :) #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Dia cuma pengen kenyamanan kaya waktu didalam kandungan..ga mau jauh2 dari emaknya..itu knp rooming-in dan skin2skin contact jg penting #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Kolostrum pasti keluar min? PASTI..jgn bilang ga keluar kalo pas diperah/pompa sgt sedikit hasilnya..tp itu normal? NORMAL #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Nenenin bayi tiap 2-3 jam setelah melahirkan, ASI pasti merembes..itu kolostrum, pasti bikin kenyang bayi..tau dari mana min? #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Ukuran lambung bayi usia 1-3 hari itu masih segede gundu, kolostrum yg sedikit itu udah bisa bikin dia kenyang..cuma butuh 1 sendok teh kok #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Jadi kalo ada suster yang bilang, "ASInya soalnya sedikit" jawab aja: emang masih sedikit kok..kan lambung bayi jg masih kecil :) #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Rangsang payudara utk keluarkan ASI..pijat lembut, nenenin bayi tiap 2-3 jam (hisapan bayi beri rangsang sempurna), perah tangan/pompa #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Lakukan rangsang itu sesering mungkin..perasaan senang, tenang dan girang sangat penting..tugas Suami nih utk pastikan Istri ga parno! #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Dulu pas malem pertama juga dirangsang suami kan? Hehe..diawal,payudara emang perlu sering dirangsang utk keluarkan ASI #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Bentuk sugesti positif, misalnya: dgn minum vitamin pelancar ASI, makan sayuran yg dipercaya bikin ASI lancar atau semur jengkol :) #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Biasanya setelah 72 jam ASI agak mulai banyak..tapi ingat ini: HASIL PERAH/POMPA BUKAN TANDA PRODUKSI ASI SEDIKIT..syukuri brpapun hasilnya #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Rangsangan yg berbeda pada payudara akan keluarkan ASI yang berbeda jumlahnya juga..mood kita juga ga bisa di set seneng terus kan? #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Kuncinya: konsisten keluarkan ASI (nenen/perah),syukuri berapapun hasil perah/pompa dan pikiran positif.Demikian, smoga ga parno-an lagi :) #ASIbaruLahir

Mimin Alergi (lagi)







Pencetus alergi umumnya adalah makanan


@ID_AyahASI: Hayuklah kita bahas tentang alergi, eh tapi mulai dari mana yah? Sembarang deh yah, kali ini dalam lakon #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Okay..penting untuk di ingat kalo alergi ga ada obatnya! Yups, obat2an yg ada hanya untuk reaksi alergi #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: bruntusan di pipi, sesak nafas (asma), pup keras, sering gumoh/muntah adalah bbrp reaksi alergi yg sering ditemuin #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Terus gimana biar ga ada reaksi? Yah, cuma satu solusinya..Hindari Pencetusnya tapi jangan berpaling dariku *apaseeeh* #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Alergi adalah reaksi imunitas tubuh kita terhadap suatu substansi yg ada di lingkungan kita, biasa di sebut allergen #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Edaan..keren kan bahasa mimin..udah kaya dokter dah ah..jd Allergen kira2 adalah sesuatu yg bikin alergi #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Makanan yah? Ga selalu..walaupun sering, tp Allergen bisa juga hirupan, kontak kulit dan obat2an #MiminAlergi 



 @ID_AyahASI: Nah,jika tubuh anak ada kontak dengan allergennya,tubuh anggap itu berbahaya dan keluarkan histamin utk lawan #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Histamin adalah bahan kimia kuat yang dapat memengaruhi sistem pernafasan, saluran pencernaan, kulit #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Itu kenapa, ketika histamin lagi lakukan perlawanan biasanya muncul reaksi di kulit,pernafasan dan pencernaan #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Jika histamin dilepaskan dalam saluran pencernaan,mungkin akan mengembangkan sakit perut,kram,diare atau susah pup #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Jika histamin dilepaskan di kulit, maka reaksi yg biasanya muncul adalah gatal-gatal atau ruam #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Beberapa faktor yang pengaruhi adalah genetik (turunan ortu/keluarga), blum matangnya saluran cerna dan terpapar penyebab alergi #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Jadi perhatikan,kalo kedua ortu ada riwayat alergi 50% bisa menurun ke anak,jika salah satu aja sekitar 25-50% #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Nah kalo ga ada riwayat min? Potensinya hanya sekitar 5-10%..jd masih ada potensi utk alergi, itu kenapa harus di amati terus #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Terus gimana biar tau si allergen ini min? Tes Alergi? Atau general check-up? atau apa min,apaaa min? Sleepbb *sumpelBH* drama banget sih #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Tes alergi hanya bisa memastikan individu mempunyai bakat alergi, bukan memastikan penyebab alergi #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Itu kenapa, tes alergi pada dasarnya tidak efektif..apalagi anak2 masih dalam masa pertumbuhan,imunitas tubuhnya masih berkembang #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Jika allergennya adalah makanan, maka Eliminasi Provokasi Makanan patut dicoba,ini adalah standar baku #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Ada yg namanya 4 days rule, cobain makanan satu jenis dulu selama 4 hari..kalo ga ada reaksi, baru pindah ke jenis yg lain #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Ini berlaku juga buat emaknya,kalo masih nenen,emaknya yg nyobain 1 jenis makanan yg dicurigai,jadi bukan alergi karena ASI #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Jadi kuncinya simple kok...amati, amati dan amati..dalam kasus alergi, orang tua lah dokternya #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Kalo bukan makanan gimana min? Sama aja, kudu di amati tingkah laku bayi, ngapain aja,nyentuh apa aja,dll #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Apakah ada kontak dengan debu, air dingin, air panas, atau hal pencetus lainnya..jd emang perlu di amati #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Faktor pencetus sebetulnya bukan penyebab serangan alergi, tetapi menyulut terjadinya serangan alergi. #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Buat lah daftar yg kita curigai sebagai pencetus alergi ke anak, coba stop satu2 utk liat reaksi #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Kira-kira gitu dulu yauuw, monggo kalo ada yang mau nambahin, @drOei ada sepatah dua patah kata mungkin? #MiminAlergi

Thursday, April 12, 2012

Si kecil kerap mengeluarkan suara grok-grok. Patutkah dikhawatirkan?


Bagian dalam tubuh manusia, asal tahu saja, selalu berlendir. Jadi memang sudah dirancang untuk terus memproduksi lendir yang berfungsi membersihkan saluran pernapasan dan menangkal infeksi kuman ataupun virus dari dalam tubuh. Nah, tubuh bayi pun memproduksi lendir. Hanya saja karena refleksnya untuk mengeluarkan lendir belum baik, akibatnya jumlah lender ”menumpuk”. Ini wajar saja selama lendir tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas bayi (seperti makan-minumnya tetap baik, tidurnya pun bisa nyenyak), tidak muntah, dan tak ada demam. Kalau begini, tak ada yang perlu dikhawatirkan. 

Namun, beri perhatian jika suara grok-grok yang timbul terdengar begitu nyaring (terlebih saat bayi menangis). Bayi pun tampak sulit tidur dan aktivitasnya kerap terganggu (sulit makan dan minum, sering muntah, dan berat badan susah naik). Apalagi bila disertai hidung meler dan tersumbat, bersin-bersin, dan suhu tubuh meninggi. Ini biasanya disebabkan infeksi virus. 
Yang perlu diketahui, pada bayi normal bunyi grok (karena adanya lendir di saluran pernapasan) akan menghilang di saat usianya menginjak satu tahun. Nah, jika di usia itu si kecil masih mengeluarkan suara grok-grok berarti ia berpotensi sebagai pengidap asma di kemudian hari. Tanda-tanda lainnya, bayi kerap mengalami keluhan pada kulit, seperti dermatitis atopik atau eksim


PENYEBAB LENDIR BERLEBIH
Yang jelas, bukan karena tenaga medis yang kurang tuntas membersihkan lendir di mulut bayi baru lahir. Berlebihnya lendir bisa karena faktor-faktor di bawah ini: 
Alergi yang diderita bayi (bisa dipicu udara, asap, makanan, minuman dan lainnya). Jika pencetus alergi bisa diketahui, lalu bayi dijauhkan dari faktor pencetusnya itu, biasanya jumlah lendir dalam tubuh akan berangsur-angsur berkurang dengan sendirinya. Berat badan akan kembali naik, nafsu makan-minum kembali normal, tidurnya menjadi pulas, aktivitasnya juga kembali lincah. 
Infeksi virus bisa diatasi dengan memperkuat sistem imunitas bayi. Caranya beri bayi banyak ASI dan banyak istirahat. Bagi bayi di atas 6 bulan yang sudah melewati ASI eksklusif, bisa diberikan cairan lain, seperti air putih, jus dan sup. Selebihnya biarkan lendir yang bertugas membawa virus dan kotoran keluar.

TIDURKAN TENGKURAP 
Berlebihnya lendir dapat membuat napas bayi terganggu dan membuatnya merasa tidak nyaman. 

Berikut yang dapat orangtua lakukan:
  • Mencari tahu dan menjauhkan pencetusnya. 
  • Berikan stimulasi untuk membantu bayi mengeluarkan lendir, caranya:
  • Saat tidur posisikan kepala bayi lebih tinggi dari badan. 
  • Posisi tidur tengkurap juga baik karena posisi saluran napas jadi lebih rendah hingga lendir pun akan turun ke arah mulut. 
  • Suhu dalam ruangan bayi harus hangat. 
  • Jika bayi tidak alergi bisa diberikan penghangat tambahan seperti minyak telon atau balsem khusus bayi, yang dibalurkan di dada, leher, dan punggungnya. 
  • Baik jika setiap pagi bayi dijemur di bawah sinar matahari pukul 07.00-08.00, selama 10 menit. Letakkan bayi dalam posisi tengkurap lalu tepuk-tepuk punggungnya. Posisikan bayi miring ke kanan lalu ke kiri dan tepuk-tepuk dada sampingnya. Dengan cara ini biasanya dia akan ”muntah”, bisa juga lendir luluh lalu masuk saluran pencernaan dan terbuang lewat kotoran. Tapi ingat, lakukan cara ini sebelum bayi minum-makan apa pun.
  • Kalau hidung si kecil tersumbat karena kentalnya lendir, berikan tetes hidung garam fisiologis atau NaCL (yang bisa dibeli di apotek-apotek). Jika tidak mempan, bayi bisa dibawa ke klinik fisioterapi untuk menjalani terapi inhalasi. Terapi ini baik meluluhkan lendir sehingga dapat dengan mudah dikeluarkan oleh tubuh dengan cara dibatukkan, dibersinkan atau lewat feses. 
  •  Penanganan sama untuk berlebihnya lendir yang disebabkan infeksi virus. Namun kondisi ini perlu diperiksakan ke dokter untuk memastikan infeksi apa yang menyerang si kecil.




MALAM HARI SALURAN NAPAS MENGECIL 
Bayi terkadang mengalami sulit bernapas di malam hari atau di pagi hari. Perlu diketahui, saluran pernapasan manusia pada malam hari akan mengecil. Hanya derajat mengecilnya berbeda-beda. Pada orang-orang yang tidak alergi, diameter mengecilnya saluran pernapasan tidak sampai 10%. Sedangkan yang alergi lebih dari itu. Namun tak perlu panik, karena akan reda dengan sendirinya seiring menghangatnya suhu lingkungan.

Narasumber: dr. Bambang Supriyatno, SpA(K), dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Monday, April 9, 2012

Gimana ASI ngucur?

cara kerja LDR

@ID_AyahASI: Gimana kalo kita bahas aja? RT @ankynugroho: gimana ya cara agak asi mengalir deras?

@ID_AyahASI: Ngejawab pertanyaannya @ankynugroho dan mungkin yang lain juga, kita bahas gimana caranya agar ASI deras yuk? Pake tagar #ngucur

@ID_AyahASI: Sebelum ngobrolin gimana biar ASI deras, ya kita perlu tau dulu bagaimana ASI di Produksi dan bagaimana ASI di keluarin #ngucur

@ID_AyahASI: ASI di produksi erat kaitannya dengan hormon prolaktin, hormon ini akan meningkat HANYA jika ASI di payudara "kosong" #ngucur

@ID_AyahASI: Jadi kalo ngomongin produksi ASI, ya prinsipnya sederhana, Payudara kosong akan mempercepat produksi ASI dan sebaliknya #Ngucur

@ID_AyahASI: Kalo Payudara “penuh” atau berasa kenceng, itu malah menurunkan hormon prolatin dan memperlambat produksi ASI #ngucur

@ID_AyahASI: Kok kayanya gue udah sering nenen dan mompa tapi ASI yang keluar sedikit? Itu gimana? Pasti banyak yg nanya begini kan? Hehe #ngucur


@ID_AyahASI: INGET!! Hasil pompa/perah tidak mencerminkan produksi ASI..kalo ada yg bilang “ASI gue kering,tetek gue udah ga produksi ASI lagi nih” ini ga tepat.. #ngucur

@ID_AyahASI: Hasil pompa/perah HANYA mencerminkan hasil pompa/perah saat itu..bukan indikator produksi ASI sedikit atau banyak #ngucur

@ID_AyahASI: Terus kenapa sedikit yang keluar mimiiiin..kenapaaaa? jawaaab miiin!! -___-‘ santai tantee *lemparsarung* #ngucur

@ID_AyahASI: Namanya Hormon Oksitosin…ini nih hormon yang pengaruhi ke-deras-an ASI yang keluar, kalo hormon ini meningkat,pasti lancar #ngucur

@ID_AyahASI: hormon oksitosin tuh ibaratnya kaya air di perosotan kolam renang..air bikin kita lancar untuk turun ke kolam dari ketinggian #ngucur

@ID_AyahASI: Nah..semakin banyak hormon oksitosin yang keluar, maka akan semakin banyak juga ASI yang keluar dari payudara #ngucur

@ID_AyahASI: Pernah denger LDR kan? itu kepanjangan dari Let-Down Reflex..reflek payudara keluarkan ASI, jd kaya memompa ASI untuk keluar #ngucur

@ID_AyahASI: Terus gimana cara meningkatkan Hormon Oksitosin-nya mimiiiiin? Gimanaaaa? -__-‘ #ngucur

@ID_AyahASI: Hebatnya…hormon oksitosin ini dipengaruhi sama pikiran dan perasaan..makanya sering disebut sebagai Hormon Cinta #ngucur

@ID_AyahASI: Semua pikiran dan perasaan positif jelas meningkatkan hormon oksitosin, Tuhan kaya ga rela ada unsur negatif masuk ke bayi lewat ASI #ngucur

@ID_AyahASI: Tapi kan ga bisa terus2an seneng min? belum kalo cape ngurus anak? Gimana dong? Ya suami suruh tanggung jawab dong #ngucur

@ID_AyahASI: Mengutip apa kata @dondihananto ke sang istri “your happiness is my responsibility” simple kan tugas suami? cuma bikin istri seneng J

@ID_AyahASI: Itu kenapa 50% keberhasilan menyusui ada di suami..meski terbatas waktu dan jarak, kita harus bisa curahkan perhatian ke istri ya bro #ngucur

@ID_AyahASI: Kayanya kok gue seneng2 aja tapi kok ASI masih seret aja min? nah..kalo gitu syukuri dong, tiap tetes ASI kan bernilai J

@ID_AyahASI: Ada banyak cara kok untuk memancing hormon oksitosin..liatin foto anak, liat video anak, liat film warkop atau yg lain.. #ngucur

@ID_AyahASI: Bikin diri fresh dulu..nonton bioskop, makan enak, shopping dibayarin suami, anything..find what makes you smile #ngucur

@ID_AyahASI: forget the numbers..syukuri berapapun hasil pompanya, sedikit-sedikit kan akan jadi bukit juga,disiplin dlm waktu mompa #ngucur

@ID_AyahASI: usahakan untuk enggak lewatkan sesi mompa malam..hormon prolaktin tinggi pada jam 2-5 pagi.. #ngucur

@ID_AyahASI: terus kalo makan banyak gimana? Maap..ASI ga dibikin dilambung , makan secukupnya aja dan makan sehat dgn gizi seimbang #ngucur

@ID_AyahASI: prinsip Produksi ASI sederhana kok, tetek penuh--memperlambat produksi, tetek "kosong"--mempercepat produksi ASI #ngucur

@ID_AyahASI: Prinsip biar ASI deras juga sederhana…ibu kudu Tenang, Senang dan Girang..yang jadi PR emang jaga konsistensi perasaan dan pikiran #ngucur

@ID_AyahASI: Buat para mas bro..bantu urus anak tanpa disuruh yah, dijamin istri lu bakal bahagia meski ZARA lagi sale J #ngucur

@ID_AyahASI: Biarkan istri kita istirahat meski sebentar..kotor2an ganti oli berani,masa kotor2an ganti popok aja takut.. #ngucur

@ID_AyahASI: Gitu deh..panjang kali lebar yak…hahaha, maap jadi nyampah di TL..semoga jelas. Demikian. #ngucur

Tuesday, April 3, 2012

Biji Pisang Enggak Bikin Sembelit

tingkat kematangan pisang


@ID_AyahASI: Yang percaya Biji Pisang ga boleh di makan dan bikin sembelit, baca twit mimin dibawah ini:



@ID_AyahASI: Di TL lagi banyak yang bilang kalo pisang katanya bikin sembelit..jadi kalo makan pisang berhenti di tengah, bijinya jangan dimakan #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Penasaran dong? Tapi ga ada satupun yang bisa kasih penjelasan logis kenapa biji pisang bisa bikin sembelit #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Di webnya mpasirumahan juga tertulis begini “Konon, bagian tengah inilah yang menyebabkan sembelit” catet..Konon *jangandibalik* #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Karena konon, jadi emang ternyata lebih ke nasihat turun temurun dan emak-bapak dan eyang tercinta kita #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Mimin coba cari tentang biji pisang ini tapi ga nemu, kalo ada yang punya referensi kenapa biji pisang bikin sembelit, mau dong… #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Banyak info yang memang menjelaskan pisang bisa menyebabkan sembelit, tapi bukan karena bijinya, tp lebih ke cara makannya.. #PisangPisDong


@ID_AyahASI: Penting untuk di ingat kalo pisang kaya akan serat, 1 buah pisang sudah bisa memenuhi 15% kebutuhan serat tubuh #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Pisang juga kaya akan potassium, calcium, zinc, copper dan banyak vitamin serta mineral lainnya, serat dalam pisang kaya akan pectin #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Karena kaya akan serat maka sesungguhnya pisang justru memudahkan buang air besar dan mencegah terjadinya sembelit #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Nah, terus kenapa pisang sering dihubungkan sama sembelit? ada 2 teori untuk hal ini…tingkat kematangan dan kandungan karbohidratnya #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Penting untuk di ingat bahwa pencernaan bayi juga masih sensitif, meski sudah usia 6 bulan, tp MPASI musti bertahap #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Selama 6 bulan kan pencernaan sudah terbiasa dengan cairan ASI..nah pengenalan makanan padat bisa bikin pencernaan bayi agak kaget #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Pisang yang belum matang benar bisa memberatkan pencernaan bayi, apalagi baru kenal makanan padat, jelas ini bisa bikin sembelit #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Pisang yang belum matang juga kandungan seratnya belum sempurna, jadi malah mempersulit di pencernaan bayi #PisangPisDong

@ID_AyahASI: jadi pastiin beli pisang yang cukup matang benar yak..lagian pasti ga ada juga yang beli pisang ga mateng yak? #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Teori kedua adalah tentang kandungan karbohidratnya…nah, so far, ini yg mimin percaya bikin sembelit, bukan karena bijinya #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Pisang adalah salah satu buah yang padat karbohidrat, seorang temen mimin yang ahli gizi bilang kalo 2 buah pisang = sepiring nasi #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Pisang kaya akan pectin, pectin adalah molekul karbohidrat, karbohidrat ini ternyata mengikat air dalam pencernaan #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Dalam konsep #FoodCombining misalnya, pisang tidak disarankan sebagai buah yang dimakan pertama kali ketika bangun tidur #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Menurut @erikarlebang, pisang jgn sebagai buah starter, baiknya makan buah yg manis dan berair dulu, lalu diatas jam 9 baru makan pisang #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Karena karbohidrat mengikat cairan dalam pencernaan,jadi pencernaan kering dan kesulitan mencerna, akibatnya sembelit deh #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Sedikitnya cairan yang ada di tubuh juga jadi salah satu hal yang bikin pencernaan terganggu, itu kenapa ada yg mencampur pisang dan ASI #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Nah, sering banget di kita MPASInya adalah pisang dan bubur beras…Dang! Ada banyak karbohidrat di pencernaan bayi #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Selalu imbangi asupan karbohidrat dengan sayuran, serat dalam sayuran membantu kerja pencernaan tubuh kita #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Jangan lupa juga untuk banyak asupan cairan..cairan yang banyak sangat mempermudah kerja pencernaan kita #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Batasi bayi dalam makan pisang atau imbangi dengan cairan yang banyak, agar tidak membuat bayi sembelit #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Nah,kandungan karbohidrat yang tinggi pada pisang lah yg dijadikan alasan kenapa pisang bisa jadi obat diare #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Kandungan pectin pada pisang yang membuat tinja menjadi padat sekaligus menggantikan elektrolit di dalam tubuh #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Tapi sebenarnya pada diare cukup dengan minum air yang banyak, ketika virus sudah hilang, diare juga akan hilang #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Nah, so far itu penjelasan yg bisa mimin kasih tentang pisang dan sembelit,salah satu sumbernya mimin baca disini http://www.buzzle.com/articles/do-bananas-cause-constipation.html #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Jadi kesimpulannya…yang bikin sembelit bukan biji pisangnya, tapi cara makan pisang yang salah dan ga diimbangi dengan cairan #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Sekian…cari pisang dulu ah…awuwooooooo uwooooooo #PisangPisDong