Saturday, February 9, 2013

Kenapa ASI sedikit?


@ID_AyahASI: dari kemaren banyak yg nanya ASI-nya seret dan dikit..banyak yg mengira produksinya udah sedikit, benarkah? mari dibahas yuk #ASIsedikit

@ID_AyahASI: sering kita menilai ASI sedikit hanya dari hasil perah..mudah aja,karena satu2nya yg bisa keliatan ya emang hasil perah #ASIsedikit

@ID_AyahASI: sementara kalo nenen langsung,kita ga pernah tau berapa banyak ASI yang keluar,tau-tau bayi udah kenyang aja #ASIsedikit

@ID_AyahASI: Catet..!! hasil perah BUKAN indikator yang tepat untuk mengukur produksi ASI di payudara #ASIsedikit

@ID_AyahASI: Memerah ASI & Menyusui adalah 2 hal yg berbeda, rangsangan ke payudaranya pun berbeda, ya jelas, hasil yg keluar juga berbeda #ASIsedikit

@ID_AyahASI: Gue selalu analogikan Menyusui itu kaya ciuman sama pasangan, sementara Memerah ASI kaya ciuman sama foto pasangan #ASIsedikit

@ID_AyahASI: lebih enak mana? Ciuman langsung apa cuma ciumin foto pasangan? lebih terangsang mana? lebih terangsang ciuman langsung kan? #ASIsedikit

@ID_AyahASI: nah, PeEr-nya adalah gimana caranya mendapat rasa terangsang yg sama ketika kita hanya mencium fotonya aja? #ASIsedikit

@ID_AyahASI: nah..ini sama kaya memerah ASI..gimana caranya agar tubuh dan payudara dapat stimulasi yg sama dgn menyusui langsung #ASIsedikit

@ID_AyahASI: ini loh yg sebenarnya terjadi ketika menyusui langsung... #ASIsedikit





@ID_AyahASI: hormon oksitosin ini berperan keluarkan ASI dr payudara..hormon ini meningkat jika ibu merasa tenang,senang atau terangsang :) #ASIsedikit

@ID_AyahASI: jadi PeEr buat yg akan memerah ASI adalah mencari cara agar hormon oksitosin meningkat supaya ASI jd deres #ASIsedikit

@ID_AyahASI: beberapa faktor yg bisa tingkatkan hormon oksitosin adalah sentuhan, pikiran, perasaan dan penglihatan.. #ASIsedikit

@ID_AyahASI: saat menyusui langsung semua faktor tadi dgn mudah di dapatkan, efeknya jelas, oksitosin meningkat, ASI pun lancar keluar #ASIsedikit

@ID_AyahASI: lalu gimana dgn yg memerah ASI...mari kita temukan cara agar pikiran,perasaan,sentuhan dan penglihatan dapat rangsangan yg sama #ASIsedikit

@ID_AyahASI: pikiran...sebisa mungkin bentuk sugesti positif sebelum perah ASI, banyak pikiran, stress hanya akan menghambat oksitosin #ASIsedikit

@ID_AyahASI: perasaan..cari hal yg bisa bikin kita senang, misalnya dgn makan enak, dibeliin tas hermes, ditelpon suami atau hal lain #ASIsedikit

@ID_AyahASI: sentuhan...efeknya bs munculkan rasa tenang&senang, misalnya dipeluk suami,dipijitin,maenin puting sendiri sering dilakukan #ASIsedikit

@ID_AyahASI: penglihatan..efeknya juga utk picu rasa tenang dan senang..misal,liat video/foto anak,liat ariel di tipi,liatin poto mimin,dll #ASIsedikit

@ID_AyahASI: beberapa cara tadi tujuannya sebenarnya utk menyiapkan tubuh, payudara dan merangsang hadirnya oksitosin sblm memerah ASI #ASIsedikit

@ID_AyahASI: Yg ga kalah penting ketika perah ASI adalah rasa bersyukur...ini penting, agar kita tidak merasa down karena hasil perah dikit #ASIsedikit

@ID_AyahASI: sebisa mungkin syukurilah setiap tetesnya, berapapun hasilnya harus disyukuri..suami harus bantu dukung agar istri percaya diri #ASIsedikit

@ID_AyahASI: Kalau ibunya dirumah/tak kerja,nyusui ajaaa"@ID_AyahASI: Memerah ASI & Menyusui adalah 2 hal yg berbeda, rangsangan ke payudarapun berbeda,

Manajemen ASIP 2

materi kultwit segala hal tentang penanganan ASIP nih, materi sebelumnya bisa liat di bit.ly/ManajemenASIP yak


@ID_AyahASI: ASI sering juga disebut sebagai cairan hidup, tersaji dengan segar dari payudara dan mengandung banyak enzim yang berguna bagi bayi

@ID_AyahASI: ASI juga mengandung banyak antioksidan,anti bakteri, prebiotik, probiotik, serta meningkatkan imunitas tubuh bayi dan penuhi nutrisi

@ID_AyahASI: Karena sering disebut cairan hidup, penanganan sesuai panduan sangat dibutuhkan, sekedar menjaga agar kandungannya tidak rusak

@ID_AyahASI: Kali ini agak panjang nih, mimin mau bahas mulai dari memompa – cara menyajikan, silahkan disimak atau ditambahkan yak

@ID_AyahASI: Biasakan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum memerah ASI, baik menggunakan tangan atau pompa

@ID_AyahASI: Tangan yang tidak bersih dapat menyebarkan virus dan bakteri pada ASIP, botol dan pompa juga sebaiknya dlm kondisi steril

@ID_AyahASI: Mimin sarankan untuk belajar perah pake tangan, sering disebut Marmet Technique, teknik dasarnya ditemukan oleh Chele Marmet di tahun 1978

@ID_AyahASI: Semua merek pompa ASI sebenarnya sama aja, tapi namanya perempuan yak, beli barang itu harus bikin hati senang :D

@ID_AyahASI: Kalo ada pompa ASI yang bisa ningkatin PeDe pas pompa,bikin kita percaya bisa keluarkan ASI banyak, beli aja :D

@ID_AyahASI: Menyusui langsung vs Memompa ASI itu ibarat ciuman langsung sama suami vs ciuman sama foto suami, beda rangsangan akan beda hasil :D


@ID_AyahASI: Setelah di perah, ASIP biasanya disimpan di dalam botol (kaca atau plastik), bisa juga di kantong plastik khusus ASI

@ID_AyahASI: Khusus untuk botol plastik, pastikan sudah BPA Free yah, jangan gunakan kantong plastik selain yg khusus ASI

@ID_AyahASI: Penelitian sebutkan, botol plastik yg tidak BPA Free dan Plastik tidak khusus ASI bisa rusak kandungan ASIP

@ID_AyahASI: Buat yang perah di kantor, mimin sarankan untuk tidak menyimpannya di freezer, biar ga deg-degan mencair di jalan :D

@ID_AyahASI: Selalu sedia cool box + ice pack, panduan sebutkan ASIP di dalam coolbox yg di isi es bisa tahan hingga 24 jam

@ID_AyahASI: Jadi kalo habis perah dikantor, simpan di kulkas bawah, bawa pulang pake coolbox, sampe rumah bisa langsung ke freezer

@ID_AyahASI: Kalo ga ada kulkas di kantor, simpan di coolbox+ice pack udah cukup kok, pastikan es-nya bertahan lama yak

@ID_AyahASI: Kalo mau dipake dibawah 8 hari, mimin sarankan untuk tidak disimpan di freezer, agar lebih mudah dalam menyajikannya

@ID_AyahASI: Di kulkas bawah/chiller, ASIP bertahan 3-8 hari kok, gabung dengan makanan lain ga masalah, tp ditaro dlm box lg lebih baik

@ID_AyahASI: Prinsip penyimpanan ASIP sederhana kok, semakin dingin suhu simpannya makan akan semakin lama daya simpannya

@ID_AyahASI: Nah, kadang untuk memenuhi satu botol, kita bisa memerah beberapa kali kan? Ada syarat untuk menggabungkan ASIP

@ID_AyahASI: Syarat Gabungkan ASIP -> Jarak perah keduanya dibawah 24 jam, samakan suhu di kulkas, baru digabung deh

@ID_AyahASI: Misal: Perah ke-1 jam 7 pagi, masukkan kulkas dulu, perah ke-2 jam 7 malam, masukkan kulkas minimal 30 menit agar suhu keduanya sama

@ID_AyahASI: Setelah suhu keduanya sama, baru digabung, hal ini dilakukan agar proses pencampuran sempurna dan minimalisir kerusakan

@ID_AyahASI: Prinsip lainnya dalam tangani ASI adalah HINDARI sebisa mungkin perubahan suhu secara mendadak, perubahan suhu baiknya bertahap

@ID_AyahASI: ASI dari payudara suhunya akan sama kaya suhu tubuh, sekitar 37 derajat celcius, sementara suhu freezer bisa sampe -17 derajat

@ID_AyahASI: Jadi tahapannya adalah, ASIP habis dipompa jangan langsung ke freezer, simpan dulu minimal 30 menit di kulkas bawah

@ID_AyahASI: Kalo mau diminum ke bayi dalam jangka waktu 7 hari kedepan, ga perlu simpan di freezer, kulkas bawah aja cukup, kan tahan 3-8 hari

@ID_AyahASI: Tentang daya tahan ASIP, bisa cek gambar ini yah..


@ID_AyahASI: Untuk penyimpanan di kulkas atau freezer, sebaiknya disimpan di bagian belakang, jangan paling depan atau deket pintu

@ID_AyahASI: Kalo deket pintu, karena sering dibuka, suhu panas dari luar bisa pengaruhi daya tahannya, sementara kl dibelakang agak terlindung

@ID_AyahASI: #ASIP yang disimpan di kulkas bawah atau freezer boleh digabung dengan makanan lain, pake box lagi lebih baik

@ID_AyahASI: Ada yang kurang ga yah, kayanya untuk cara simpan di kulkas udah cukup yak...hehehe, sekarang cara sajikan yuk :D

@ID_AyahASI: Apakah ASIP yang diberikan ke bayi harus hangat, jawabannya TIDAK harus, kalo suka dingin, dan ga alergi dingin, tidak apah

@ID_AyahASI: Menyajikan ASIP hangat kayanya lebih sekedar kebiasaan kita dan juga agar sedikit sama dgn suhu ASI pas nenen

@ID_AyahASI: ASIP beku dari freezer sebaiknya dicairkan dulu didalam kulkas, jadi turunkanlah pada malam sebelumnya dari freezer

@ID_AyahASI: ASIP yang mencair dikulkas tahan 24 jam SEJAK mencair seluruhnya, bukan 24 jam sejak diturunkan yak

@ID_AyahASI: Inget prinsip tadi kan, hindari perubahan suhu mendadak, jadi baiknya dari freezer jangan langsung dihangatkan

@ID_AyahASI: Kalo pake Bottle Warmer, gunakan dibawah suhu 40 derajat, suhu diatas 40 derajat bisa rusak kandungan ASI

@ID_AyahASI: Biasanya bayi suka ga habis kalo minum #ASIP kan, biar ga kebuang, bagi 2 dulu aja pas masih dingin didalam kulkas

@ID_AyahASI: Jadi bagian yg satu bisa disimpan di kulkas dulu, bagian yang satu dihangatkan untuk segera diminumkan ke bayi

@ID_AyahASI: Karena ASIP sisa yang udah kena mulut bayi akan mengandung bakteri dari air liurnya,maksimal disimpan hanya 1 jam

@ID_AyahASI: Gimana kalo lupa min? Sementara bayi mau minum, dan hanya ada ASIP dari freezer? Jeng-Jeeeng...

@ID_AyahASI: Gini, siapkan ASIP Beku, siapkan mangkuk isi air hangat, rendem ASIP beku di mangkuk air hangat itu, ganti airnya jika sudah tak hangat

@ID_AyahASI: Ulangi proses penggantian air hingga ASIP beku di botol mencair...gunakan cara ini kalo darurat yak :D

@ID_AyahASI: Nah, kalo udah dihangatkan lalu bayi ga jadi minum min? Boleh disimpan utk waktu 4-6 jam atau utk jam minum berikutnya

@ID_AyahASI: Karena sudah dihangatkan, kalo mau masuk kulkas lagi jangan dihangatkan kembali yak..cukup hangatkan 1 kali

@ID_AyahASI: Edaaan, pegeeeel ajaaaaaah inih..hahaha, semoga udah lengkap yaaak...dari kenyang sampe laper lagi nihhh..hahaha

@ID_AyahASI: Udah ah, bahasan tentang daya tahan ASIP dan lainnya bisa cek juga di bit.ly/ManajemenASIP, sekarang mau jawab bbrp pertanyaan

@ID_AyahASI: nah, ini RT @MotherAle: ID_AyahASI min, gimana cara tau asipnya udah tidak layak untuk disajikan? Thanx ;)

@ID_AyahASI: @MotherAle sampe sekarang belum ada panduan resmi ttg ASIP yg rusak atau tak layak minum, kayanya @drOei mau lakukan penelitian ttg ini deh

@ID_AyahASI: @MotherAle tapi yang biasa kita gunakan adalah identifikasi dari rasa dan bau yang tajam, kaya susu basi gitu deh

@ID_AyahASI: @MotherAle kalo lewat bbrp jam dari panduan daya simpan, jangan langsung buang, meski lewat jam simpan, ga berarti lgsg rusak #ASIP

@ID_AyahASI: @MotherAle bayi paling tahu mana #ASIP rusak dan yang tidak, kalo masih doyan dan diminum berarti ASIP masih bagus

@ID_AyahASI: @MotherAle yang jadi patokan adalah lidah bayi, bukan lidah orang dewasa yak, lidah kita udah "ga alami" hehehe #ASIP

@ID_AyahASI: yang udah cair, jangan dibekukan lagi RT @dianbenny: ID_AyahASI gimana kalo soal mati lampu min?asip mencair boleh ga dibekuin lagi?

@ID_AyahASI: @dianbenny oh iya, biasakan untuk bikin batu es pake plastik es, kalo mati lampu si es batu ini berguna untuk bantu jaga suhu #ASIP

@ID_AyahASI: Demikian. thanks



Wednesday, February 6, 2013

ASI Encer & Kental


Pertanyaan:
@vina09: kata mama ASI ku jelek karena bening dan encer, jadi bikin Rasya (3m) sering sakit pilek, emang bener gitu yah?

Jawaban:
Pertanyaan diatas menjadi salah satu mitos yang sering beredar di masyarakat. Kita kayanya kebanyakan di jejelin sama iklan bahwa yang namanya Susu itu harus putih yah. Kalo susu sapi sih iya emang putih banget dan keliatan kentel yak, tapi kan itu sapi bukan manusia. Susu manusia a.k.a Air Susu Ibu (ASI) emang ada dua tipe, yang dikenal dengan istilah Foremilk dan Hindmlik.
Bingung? Jangan dong, gue coba jelasin kedua saudara kembar itu yak.

Mungkin kalo gue bilang ada dua tipe kesannya payudara membuat kedua jenis ASI tersebut dengan waktu yang berbeda yah atau mungkin ada yang mikir, “wah, kalo gitu payudara gue cuma produksi Foremilk (ASI yang agak bening dan encer) aja dong?’.

Bukan. Enggak gitu.


Payudara HANYA memproduksi SATU jenis ASI. Foremilk dan Hindmilk (ASI yang agak kental dan berwarna putih pekat) di produksi pada waktu yang bersamaan kok. Keduanya ibarat saudara kembar, yang satu keluar duluan, adiknya keluar belakangan, cuma beda menit doang. Kalo kakaknya yang keluar duluan tai laletnya 1, nah si adek yang keluar belakangan tai laletnya 2.
Jadi nih, saat ASI di produksi, lemak ASI cenderung melekat satu sama lain dan menempel di dinding alveoli (tempat ASI di buat). Saat ASI terus-terusan di produksi maka ASI yang encer akan langsung memenuhi payudara dan menuju puting, mungkin karena lebih enteng kali yah. Sementara lemak ASI yang agak lebih kental akan cenderung menempel di saluran ASI.
Biar lebih gampang ngebayanginnya gue pake analogi air panas deh. Kalo pernah ke hotel dan ada layanan air panasnya ngerasain gak waktu kran dibuka biasanya air enggak langsung panas kan? Mulai dari dingin lalu perlahan berubah menjadi hangat dan kemudian panas.
Nah, sama kaya ASI. Kalo pas nenen yang keluar duluan juga agak encer dan bening, sampe lama kelamaan makin banyak lemak yang ikut di ASI tersebut, warnanya-pun akan mulai putih pekat dan agak kental.
Oh yang perlu di ingat, ASI yang bening dan agak encer itu bukan sama sekali enggak ada lemak loh, ada juga lemak di situ cuma ga sebanyak yang belakangan keluar. ASI Foremilk memiliki kandungan laktosa yang sangat tinggi. Laktosa ini berfungsi untuk sumber energi dan perkembangan otak bayi. Jadi ga perlu khawatir kalo ASInya encer dan bening yak.
Ketika bayi menyusu, maka yang keluar duluan adalah ASI yang bening dan agak encer, ASI ini berfungsi untuk menghilangkan haus terlebih dahulu. Mulut bayi kemudian secara alami akan memancing hormon oksitosin (hormon ini membantu memompa ASI dari dalam untuk keluar) dan memancing kandungan lemak yang menempel tadi untuk keluar. Hal ini berlaku juga ketika payudara di perah/pompa, semakin lama lemak ASI akan semakin tersedot keluar.
Kalo pernah ngerasain ASI merembes di baju atau mancur-mancur pas awal pompa, nah itu adalah Foremilk (ASI yang agak encer). Setelah ASI yang agak encer mulai habis, lemak ASI yang menempel di dinding-dinding alveoli tadi mulai tersedot keluar, hingga akhirnya kita akan menemuka ASI Hindmilk (yang agak kental dan berwarna putih).
Jadi pastikan bayi menyusu pada satu payudara sampe puas. Jika setelah nenen payudara masih terasa berat dan penuh, maka lanjutkan pengosongan payudara dengan di perah/pompa.

Catatan:
  • Payudara ga akan seweneng-wenang dengan memproduksi HANYA hindmilk saja dan tidak memproduksi foremilk. Ingat, Payudara memproduksi SATU jenis ASI. Ingatlah kran air panas tadi biar lebih mudah mengingat cara kerja hindmilk dan foremilk.

  • Setelah nenen, jika payudara masih berasa “penuh” bantu pengosongan dengan di perah/pompa. ASI yang dihasilkan pada tahap ini biasanya tinggi lemak dan agak kental. Karena yang bening dan encer sudah dihabiskan lewat nenen. Atau,

  • Sebelum jam nenen, pompa terlebih dahulu payudaranya, sehingga ketika nenen bayi akan mendapatkan ASI yang tinggi laktosa dan juga tinggi lemak.


biar lebih jelas, mungkin bahasan video (dalam bahasa inggris) ini bisa membantu:

Bahan bacaan:

Weaning With Love = Menyapih Dengan Cinta


Menyapih dengan cinta. Gue yakin enggak ada orang tua yang enggak mau menyapih dengan cinta. Gue sih ga nemu definisi baku tentang menyapih dengan cinta, menurut gue menyapih dengan cinta adalah sebuah proses kesepakatan antara ibu-ayah dan anak untuk berhenti menyusui. Gue lebih memilih untuk tidak memaksa anak untuk berhenti dengan memisahkan anak dari ibunya, memberikan pahit-pahitan atau hal lainnya, tapi gue lebih memilih memberhentikannya melalui proses penyadaran dengan komunikasi yang intensif. Gue ga bilang dengan cara memisahkan anak atau memberikan pahit-pahitan itu ga baik, itu sih balik lagi ke keputusan orang tua tentang bagaimana caranya menyapih. Gue hargai apapun itu. Menurut gue, memulai menyusuinya saja tanpa hal yang memaksa begitu, maka menyelesaikannya juga sebaiknya tanpa hal yang memaksa begitu. Tapi kadang kondisi berkata lain bukan?
Gue cuma mau berbagi beberapa langkah untuk mempermudah melakukan proses menyapih, tapi, ini ga bisa dilakukan hanya oleh si ibu dan si anak, butuh dukungan dari si ayah dan keluarga terdekat.
a)      Tetapkan Deadline
Ga perlu nunggu anak kita berusia 2 tahun baru mikir kapan menyapih, lebih baik semenjak usia 6 bulan atau 1 tahun udah mulai tentukan kapan anak akan disapih. Ini kesepakatan si ibu dan si ayah. Mau dibawah 2 tahun juga boleh, tapi memang sebaiknya memang meneruskan menyusui hingga anak berusia 2 tahun. Tapi sebenarnya proses menyapih bisa dimulai sebelum anak berusia 2 tahun. Nah, kalo lo sendiri kapan?


b)      Lakukan Sosialisasi
Sosialisasi ini penting agar anak dan keluarga paham bahwa kita sedang melakukan proses menyapih. Sosialisasi ini juga penting agar anak merasa dilibatkan dalam proses menyapih. Sosialisasi yang dimaksud adalah mengulangi informasi untuk berhenti menyusui jika usianya 2 tahun. Anak bukan ga paham loh, usia-usia segitu sebenarnya mereka sedang merekam semua perilaku dan perkataan kita. Setiap sebelum menyusui, bilang ke anak jika nanti pas usia 2 tahun enggak boleh nenen lagi, karena dia sudah besar. Ulangi selalu secara konsisten informasi ini ke anak, bisa gantian antara si ibu, ayah atau si nenek.
c)       Pembatasan Menyusui
Sambil terus melakukan sosialisasi, mendekati beberapa bulan tenggat waktu untuk menyapih, lakukan juga pembatasan menyusui. Jika sebelumnya bisa menyusui dimana saja dan kapan saja, kali ini perkenalkan anak dengan aturan kapan boleh menyusui. Aturan ini tahapan yang cukup penting menurut gue, hal ini agar anak paham bahwa ada aturan yang mulai berlaku untuk menyusui. Proses ini tentu akan mempermudah ketika saatnya menyusui benar-benar berhenti. Pembatasan ini pun ga berlaku ketat, bisa sangat fleksibel, tujuan sebenarnya bukan untuk benar-benar membatasi tapi lebih ke pemahaman dan penyadaran bahwa sudah ada aturan dan si anak enggak bisa semaunya menyusui. Meski setelah dengan berbagai rengekan tetap akan dikasih nenen. Misalnya, menyusui hanya boleh di tempat yang bersifat pribadi, contoh: menyusui hanya boleh di rumah, di mobil atau di ruang menyusui. Diluar tempat itu, lakukan penolakan dan berikan pengertian terlebih dahulu sebelum akhirnya tetap memberikan nenen. Ingat, tujuannya bukan benar-benar membatasi, tapi lebih mengajak dan menyadarkan si anak bahwa sekarang sudah ada aturan untuk menyusui. Ajak si Ayah untuk juga ikut serta dalam proses ini, jangan merasa terganggu dengan rengekan dan tangisan anak. Kalo gue sendiri, suka gangguin si anak dengan rebutan nenen, proses gangguin ini menurut gue berfungsi bahwa nenennya udah ga bisa semau dia.
Pada tahap ini lakukan juga pengurangan frekuensi menyusui, jam biasa menyusui bisa dialihkan dengan cemilan sehat atau jus segar buatan sendiri. Lakukan, agar secara tidak sadar, si anak enggak paham bahwa sedang ada pengaturan frekuensi menyusui. Jika biasanya sehari bisa 3-4 kali menyusui, maka bisa dikurangi hingga 2-3 kali.
d)      Hari H
Saat setelah menginjak hari-H berhenti menyusui sebenarnya ga perlu langsung bener-bener berhenti saat itu juga, tapi mulailah lakukan pembatasan seketat mungkin. Si Ayah perlu turun tangan pada proses ini, paling enggak untuk mengalihkan perhatian si anak dari menyusui, bisa dengan mengajak main atau ajak jalan-jalan keluar rumah, apapun silahkan dilakukan pokoknya hilangkan perhatian si anak dari menyusui. Meski sering pada akhirnya tetap menyusui. Ga apa-apa, namanya juga proses butuh waktu. Pada tahap ini sebaiknya menyusui hanya boleh dilakukan dirumah, pemilihan baju yang menyulitkan si ibu untuk menyusui di ruang publik bisa dipake, jadi si anak juga kesulitan buat merogoh-rogoh. Lakukan penolakan seketat mungkin sambil memberikan pengertian untuk tidak menyusui lagi. Pada minggu-minggu awal biasanya tetap berakhir dengan menyusui, ga apa-apa, yang penting saat ini si anak sudah harus berusaha sangat keras untuk bisa menyusui. Lambat laun, sampailah pada masa anak secara sadar sudah tidak menyusui kembali.
Dalam kasus gue, ini yang gue lakukan:
a.       Tetapkan Deadline
Gue dan istri sepakat kita akan menyapih ketika si anak berusia 2 tahun. Hal ini terkait dengan rencana hamil lagi, bukan ga boleh menyusui ketika hamil, tapi lebih karena istri ada riwayat prematur. Jadi ketika si anak berusia 1 tahun, kita sudah sepakat untuk menyapihnya pada usia 2 tahun.
b.      Lakukan Sosialisasi
Sosialisasi kita lakukan saat si anak berusia 1.5 tahun. Pada saat ini secara konsisten kita selalu bilang, “nanti 2 tahun udah ga nenen yah” atau “kamu kan pas 2 tahun udah gede, jadi ga boleh nenen lagi yah”. Informasi ini selalu dilakukan baik sebelum nenen, saat nenen maupun pas main atau dikala mau tidur. Ayah, Ibu, nenek dan anggota keluarga lainnya bisa turut membantu pada tahap ini.
c.       Pembatasan Menyusui
Di tahap ini gue selalu menganggu anak gue pas menyusui, baik dengan rebutan atau dengan menghalang-halangi sampe bikin dia kesel..hehehe. Menyusui pun mulai dibatasi, hanya boleh di rumah atau di mobil. Di mall sih udah ga doyan nenen kalo anak gue, pikirannya teralihkan dengen gemerlapnya pusat belanja itu *halah*.
d.      Hari H
Bener-bener berhenti menyusui kayanya pas usia dia 2 tahun 2 bulan lah. Pas usia 2 tahun udah bener-bener ketat, kita sih ga menemukan kesulitan berarti untuk menyapih,mungkin karena proses tadi dan juga karena kita udah memisahkan kamar tidur semenjak dia berusia 1 tahun. Kebiasaan menjelang tidur juga sudah dibentuk, biasakan – pas ayah ada dirumah sebelum anak tidur – si ayah juga turut bergabung ketika anak mau tidur, hal ini agar si anak enggak asing pas tidur hanya ditemani sang ayah. Hal ini agar anak mulai terbiasa untuk tidak nenen sebelum tidur. Setelah si anak berusia 2 tahun, setiap malam – beberapa kali gue sering pulang cepet untuk bantu proses ini – tidurnya udah sama gue, dan bukan sama istri.
Nah, implementasinya sih bisa bebas yah mau ngapain aja. Jelas cara gue menyapih dengan cara elo menyapih pasti beda. Tapi besaran tahapan tadi bisa digunakan untuk mempermudah. Cuma sekedar berbagi, semoga berguna.
Selamat menyapih dengan cinta.

sebuah pengalaman dari @a_rahmathidayat

Monday, September 17, 2012

Makan banyak bikin produksi ASI banyak?

gambar diambil tanpa izin dari  http://medicineneeds.com



@ID_AyahASI: Eh iya, tadi mau bahas masalah produksi ASI dan keluarnya ASI..ga bosen ngebahas beginian soalnya pasti ada yg belum nyimak

@ID_AyahASI: Siapa yang berpikiran kaya gini: Makan banyak maka bisa bikin produksi ASI banyak, makan sedikit berarti ASI sedikit? ini sebenarnya ga tepat

@ID_AyahASI: Tapi setiap abis makan banyak biasanya ASI-nya langsung banyak tuh min, itu gimana? Nah,kita bahas satu-satu yak..

@ID_AyahASI: Cara kerja payudara mem-produksi ASI berbeda dengan cara kerja payudara mengeluarkan ASI..hah? apa bedanya min?

@ID_AyahASI: Hmm..bayangkan payudara kaya gudang tempat simpan beras, kalo gudangnya penuh, ada tempat buat simpan karung beras yang lain ga?

@ID_AyahASI: Kalo gudang beras penuh dan ga ada beras yang dikeluarkan dari gudang,karena ga ada yg beli,maka produksi beras bisa terhenti kan?

@ID_AyahASI: meski ga sama persis, Ini sama kaya payudara..jadi kalo payudara enggak rutin di kosongkan, maka produksi ASI akan jadi lambat


@ID_AyahASI: Hormon prolaktin akan meningkat jika payudara “kosong”, pengosongan bisa payudara dilakukan lewat menyusui/perah

@ID_AyahASI: Payudara yang berasa “kosong” ini biasanya berasa lembek, tapi bukan berarti payudara ga ada ASI-nya,karena produksi ASI ga pernah berhenti

@ID_AyahASI: Okeh, itu tadi kita baru bahas produksi ASI..jadi ga ada hubungannya sama makan banyak kan? Karena ga dipengaruhi sama makanan

@ID_AyahASI: Prinsipnya sederhana kok: semakin penuh payudara maka produksi ASI akan jadi lambat, karena hormon prolaktin tidak terangsang

@ID_AyahASI: Sebaliknya, hormon prolaktin akan meningkat jika payudara “kosong” karena ASI terus dikeluarkan, makanya “kosongkan” secara rutin

@ID_AyahASI: Sekali lagi, ga ada hubungannya sama makan banyak..makan banyak enggak akan bikin produksi ASI jadi banyak

@ID_AyahASI: Contoh gudang beras tadi bergantung sama Supply and Demand, produksi ASI juga gitu, kalo ga mau terhenti ya keluarkan dari “gudang”

@ID_AyahASI: Pertanyaannya lagi, gimana cara keluarkan ASI min? Okeh nyambung sama pertanyaan tadi, kenapa makan banyak,ASInya banyak?

@ID_AyahASI: Nah, untuk keluarkan ASI, payudara dibantu sama Hormon Oksitosin..hormon ini agak unik, karena dipengaruhi sama psikis si ibu

@ID_AyahASI: Hormon Oksitosin akan meningkat jika si ibu senang, tenang dan girang. Orgasme ketika ML meningkatkan hormon oksitosin ini

@ID_AyahASI: Oksitosin juga bisa dirangsang dengan sentuhan, penglihatan dan suara..makanya tadi malem nonton konser NOAH pada deres ASInya :D

@ID_AyahASI: Apa hubungannya sama makanan yang bisa bikin ASI deres? Okeh, siapa yang ga suka makan? Siapa yang udah kenyang tapi ga seneng?

@ID_AyahASI: Kita pasti akan makan makanan yang kita suka kan? Kalo udah makan pasti perasaan jadi senang, tubuh terasa segar bukan?

@ID_AyahASI: Perasaan tenang dan senang itu yang merangsang hormon oksitosin, makanya pas di pompa mempermudah ASI utk keluar

@ID_AyahASI: Oksitosin ini bikin kelenjar ASI di payudara berkontraksi, menekan-nekan agar ASI bisa keluar, makanya suka muncrat kan?

@ID_AyahASI: Hampir sama kaya orgasme kan yah? Tubuh merasakan kejang kenikmatan.. *halaah* kira2 kaya gitu deh kerja oksitosin

@ID_AyahASI: kontraksi di payudara ini kadang bisa dirasakan..tapi sering ga dirasakan tapi sebenarnya sering terjadi,ini yg disebut LDR-Let Down Reflex

@ID_AyahASI: Hebatnya dengan menyusui langsung, hisapan mulut bayi, sentuhan kulit dengan bayi, tatapan kita ke bayi tingkatkan oksitosin ini

@ID_AyahASI: Makanya kalo nenen pasti ASI-nya banyak, karena oksitosin akan meningkat seiring dengan menyusui langsung

@ID_AyahASI: Beda dengan dipompa atau perah, ada baiknya kita pancing dulu si hormon oksitosin ini..ada banyak caranya kok

@ID_AyahASI: Ada yang makan duren, ada yang liat video klip Ariel, ada yang shopping, ada yg liat foto bayi, yg paling mudah mainkan puting

@ID_AyahASI: Intinya, buat suasana senang, tenang dan girang sebelum mompa/perah..pancing dulu si hormon oksitosin ini

@ID_AyahASI: gue sering analogikan begini..menyusui itu sama kaya ciuman langsung, kalo mompa/perah kaya ciuman sama foto suami...enak mana? hehehe

@ID_AyahASI: Udah gue lakuin semua, tapi kenapa dikit min hasilnya? Syukuri, ASI yang diperah hasilnya ga bisa sama terus..kadang naik, kadang turun

@ID_AyahASI: Yang penting jangan berhenti merangsang payudara secara rutin, dengan begitu kita tetap kirimkan sinyal ke PD kalo kita butuh ASI

@ID_AyahASI: itu kenapa, hasil pompa bukan indikator yang tepat terhadap Produksi ASI, hasil pompa sedikit bukan berarti ProduksiASI sedikit

@ID_AyahASI: Jadi saran mimin sih, makan aja secukupnya dengan gizi seimbang..ga perlu banyak lah, secukupnya aja, yg berlebihan kan ga baik

@ID_AyahASI: Tapi kenapa laper mulu min? Menyusui itu membakar 300-500 kalori sehari,sama kaya berenang 30laps,jadi boong aja kalo ga laper..

@ID_AyahASI: Gimana, kebayang kan bedanya produksi ASI dengan cara payudara keluarkan ASI? Semoga yah...hehehe



Wednesday, September 5, 2012

ASI, CINTA, DOA DAN HARAPAN UNTUK KHANSA

Suatu malam Tika mengirimkan email kepada kami, menceritakan semua usaha dia ketika melahirkan putri cantiknya yang bernama Khansa untuk mendapatkan ASI. Emailnya langsung di forward ke semua mimin @ID_AyahASI. Malam itu, kami semua mewek berjamaah membaca emailnya. Kami mau share aja cerita Tika dan Oji yang udah bikin kami mewek berjamaah pada malam itu. Selamat Membaca!

_________________________________________________________________________________


Khansa Tiara Althea

Nama gw tika @tikanurvianti, gw sm suami @Ojihasan baru seminggu dikasih kepercayan sama Allah dengan dihadirkannya seorang putri cantik yang namanya Khansa Tiara Althea yang lahir 18 Juli 2012 jam 10.45 di rumah sakit di Cinere.

Proses persalinan gw secara caesar emang gak direncanakan dari awal, karena gw khususnya pengen banget bisa ngelahirin secara normal, katanya dari situ seorang ibu bener-bener ngerasain perjuangan yang sesungguhnya. Tapi suami nyerahin semuanya ke gw, sebenernya dia pengen gw lahiran secara caesar karena dapet info dari temen-temennya caesar lebih ga sakit dibanding normal. Bismillah gw mantep untuk lahiran normal. Selasa 17 juli 2012 sekitar jam 23.45 ketuban gw pecah, dengan suami gw masih ngelembur dikantor. Untungnya gw tinggal gak jauh dari ortu, langsunglah meluncur ke rumah sakit yang jaraknya gak begitu jauh dari rumah.

Mules pun udah gw rasain dari mulai ketubannya pecah. Jam 00.30 gw yang dianter sm nyokap sampe juga di rumah sakit dan langsung ditangani sama suster jaga, ga lama suami gw akhirnya dateng. Ada kekecewaan dimukanya karena dia gak bisa anter gw ke rumah sakit. Frekuensi mules yang gw rasain makin sering, tapi pembukaan gw masih tetep aja di pembukaan 2 padahal udah jam 5 pagi. Gw masih kekeh buat normal, sampe akhirnya jam 9 dokter obgyn dateng dan bilang “ibu harus caesar karena mulesnya gak sesuai dengan pembukaan sedangkan air ketuban udah sedikit, kasian bayinya dan ibu karena mules yang ibu rasain ini seperti mules pembukaan 8 padahal ini mash di pembukaan 2”. Akhirnya suami pun gak tega ngeliat gw dan setuju untuk caesar.

Alhamdulillah jam 10.45 WIB Khansa lahir dengan sempurna dan sehat. Puji syukur kepada Allah SWT, Khansa dimata kami berdua merupakan karunia, anugrah dan juga amanah. Oh ya kata nyokap dan ibu mertua gw, suami gw nangis sebelom ngadzanin Khansa, ternyata suami gw yang keliatannya cuek banget ternyata bisa nangis waktu ngeliat putrinya hadir ke dunia.
Saat itu adalah saat bahagia kita, kami berdua masih takjub dan suka masih gak percaya, bahwa kami sudah jadi orang tua… hehehe..  Apalagi di malem kedua kita udah bisa rooming in (rawat gabung) sama Khansa, kita tidur bertiga disatu kamar walaupun masih di kamar rumah sakit. Setiap khansa nangis, suami gw pasti bangun. Dari situ dia mulai belajar untuk gendong Khansa, ganti popoknya Khansa sampe belajar nyendawain setiap kali gw abis nyusuin Khansa.

Hari ketiga di rumah sakit, gw dikabarin kalo khansa bilirubinnya agak tinggi sekitar 12,7 dan terpaksa harus di blue light dengan 2 sinar sekaligus!!! Sedih ngeliat Khansa disinar, gw selalu nangis setiap kali bolak balik dari kamar rawat gw ke kamar bayi.  Tapi gw punya suami yang tegar, dia selalu kasih semangat buat gw, dia selalu bilang 'kalo kamu ibunya aja udah down, gimana Khansa, gimana asi km”. Oh iya, dia selalu bikin ritual khusus setiap mau nyusuin Khansa… Dia selalu ajak kita bertiga untuk baca doa sebelum nyusuin doanya Khansa…

Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim.. Engkau yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang… Berikan nikmat dan karunia serta kasih sayangmu dalam bentuk ASI untuk anak kami Khansa Tiara Althe Binti Fakhrurroji…
Semoga dengan ASI ini dan dengan segala ridhoMu, jadikanlah Khansa Tiara Althea binti Fakhrurroji menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, keluarga dan agamaMu
Dari situ gw coba yakinin diri sendiri kalo gw bisa kasih asi lebih banyak dari sebelumnya, biarpun katanya usia anak baru 3 hari, produksi ASI ibunya bakalan masih dikit. Gw ga percaya!

3 hari Khansa harus berjuang dengan cahaya panas dan akhirnya kabar baik dateng juga, bilirubin Khansa turun jadi 11,8 dan kata dokter spesialis anak kita bertiga udah boleh pulaaaaang. Aseeeeeekkk. Dokter juga  ngingetin kalo 3 hari lagi harus kontrol.

2 mlm kita lewatin bertiga dikamar dan dirumah sendiri, dan ngejalanin nikmatnya begadang. Sampe dimana Khansa harus kontrol untuk ngecek bilirubinnya udah turun ato belum, kabar sangat gak kita harepin, kita denger hari itu, kalo Khansa ternya bilirubinnya naik lagi jd 22! Khansa harus segera dirawat inap lagi. Dokter Spesialis Anak juga bilang khansa mengalami antigen A, gol darahnya ngikutin suami gw yang bergol darah A, katanya pemecahan sel darah O msh blm sempurna dibadannya khansa (kaya kasusnya nirina zubir), hhmmm cari sendiri ya di mr google.  

Ya Allah, perjuangan kita ternyata harus lanjut, Khansa dirawat dan harus menggunakan 3 blue light sekaligus!!!! Panasnya kaya apa gw ga bs ngebayangin. Makin banyak blue lightnya makin banyak juga asupan ASI yang harus dia minum, mana bisa gw ngasilin ASIP sebanyak kebutuhan minumnya Khansa sekarang apalagi gw stress gini, makin seret deh. Tapi lagi-lagi suami gw selalu ngeyakinin, selalu support, selalu bilang “ASI kamu itu banyak bgt, itu harus jadi mind set kamu” Ternyata emang bener kata orang, makin stress makin gak keluar asinya, tiap abis mompa, suami langsung ngeluncur ke rumah sakit. Suster bilang asi gw masih kurang.

DSA kita nyaranin buat tambahan susu formula, kita langsung ilfil. Akhirnya kita ganti DSA dgn kondisi khansa msh di blue light. DSA yang kedua juga gitu masih nyaranin tambahan susu formula tapi lagi-lagi suami gw kekeh sekekehnya kalo harus ASI, kalo ASInya cukup kenapa harus pake tambahan susu formula? Gw sempet marah, gw pikir ya udahlah anggep aja sufor itu obat buat Khansa, gw cuma pgn Khansa sembuh. Dia blg, “kemana semangat km untuk tetep kasih anak kita asi ekslusif, km yang wanti2 dari sejak kamu hamil, kamu yang nyuruh aku buat baca bukunya ayah asi, tadinya aku gak paham manfaat asi tapi aku jadi yakin kalo ASI itu pemberian Allah yang gak bisa digantiin berjuta kaleng susu formula. Pengen rasanya gw sobek itu buku. Heheee... Maap. Tiap kali gw liat suami gw ngerasa down, dia buka lagi buku kalian, dia baca lagi. Ga tau udah berapa kali dia baca buku kalian buat nyemangatin dirinya sendiri.

Buku Catatan AyahASI

Oji coba broadcast ke temen-temennya termasuk nyamperin ke AIMI ASI untuk nyari donor darah. Beredarlah itu broadcast dari suami gw di bbm broadcast, sampe twitter AIMI.  Alhamdulillah banget, banyak yang nawarin untuk ngasih ASIP, gak nyangka gw banyak banget orang baik dijakarta. Tapi kita usahain dari temen-temen yang kita kenal dulu.

Akhirnya seorang temen kuliahnya, Risha dengan baik hati mau ngasih ASIPnya. Kebayang gimana panasnya matahari jam 12an pas suami gw lg puasa, dia bela2in ambil asip ke tmnnya yang ditebet pake ojek, kebeneran rmh kita di pondok labu, lumayan bgt puasa2 siang2 naek ojek. Dia bilang “gak apa apa aku kehausan, yang penting Khansa bisa minum asi” beruntung bgt gw punya suami dia.

Malem pertama tanpa khansa berasa berat banget, air mata ga abis-abisnya ngalir terus, baru kali ini gw rasain sedih yang ga ada lawannya. Tidur pun gw sambil nangis sembari nyiumin bajunya Khansa yang terakhir dia pake, wanginyaaaaaa bikin gw makin mewek. Saat itu mungkin oji udah cukup sabar ngadepin gw yeng kerjanya cuma nangis mulu, terus dia bilang pake nada agak tinggi sambil nangis “emang kamu pikir aku ga sedih khansa sakit, tidur sendirian di rumah sakit. Aku kangen diompolin dia, dia udah fight sendirian disana, aku udah berusaha semamapu aku bisa buat cari donor biar khansa ga kehausan, biar banyak asi yang diminumnya”

Besoknya kita putusin buat konsultasi sm dokter laktasi, kita bener-bener dapet pencerahan, gw bener-bener tenang sm penjelasannya. Donor ASI tidak berpengaruh terhadap golongan darah, si pendonor dan penerima atopun jenis kelamin dari bayi si pendonor dan penerima. Donor ASI itu halal kok. Kebetulan hari itu khansa bilinya udh turun 17. Dokter laktasi bilang, kalo sy jadi DSA-nya udah saya suruh pulang, saya suruh skin to skin yang sering. Kita ceritain semuanya, emang katanya ga semua DSA punya pemahaman mengenai laktasi yang baik. Alhamdulillah gw jadi lebh tenang, lebih yakin untuk tetep kasih ASIX aja biarpun lewat donor.
Dia nulis ini di grup keluarga kita :

Alhamdulillah setelah nimbang referensi dari 3 dokter anak, oji dan tika mantep khansa hanya diberikan asi ekslusif dan asi perahan :
1.       Produksi asi dari tika terus ditingkatin
2.       Kebutuhan asi tika juga dicover pake asi dari donor asi
3.       Khansa kalo sudah boleh pulang besok, pendekatannya MPK (Metode Perawatan Kangguru (skin to skin) dari dokter laktasi
4.       Khansa bakal di cek soal tongue tie nya.. Mungkin di insisi, mungkin juga gak..
Alhamdulillah Khansa sudah pulang kerumah dan kita bertiga bisa becanda, ketawa, mewek-mewekan bareng lagi…  Yang ajaib berkat ASI, cinta, doa dan harapan untuk Khansa, dalam waktu 3 hari, bilirubin 22 bisa turun jadi 7,6

“ASI adalah ungkapan cinta, doa dan harapan untuk setiap buah hati kita yang amat kita sayangi…”

Terimakasih buat Oji, suami gw, dia selalu perhatiin makannya gw, kadang nyuapin kalo gw lagi males, segala jenis makanan apa aja dia jejelin ke gw, katanya biar asinya berlimpah, pokoknya gak  kalah bawelnya sm emak gw deh.

Terimakasih buat Bunda Risha Mubarak, yang telah berbaik hati untuk memberikan ASI untuk Khansa, salam untuk Cherish semoga selalu dijaga kesehatan, kebahagiaan sekeluarga…
Terimakasih buat AIMI ASI dan teman-teman yang sudah menawarkan bantuan untuk mendonorkan ASI buat Khansa, pejuang pejuang ASI…

Terima kasih bgt buat buku Catatan Ayah ASI yang udah sangat memotivasi kita terutama suami gw yang ttp mau ksh asix biarpun dsa nyaranin tambahan sufor. Makasih byk para mimin, teruskan perjuangan kalian.

When she wraps her hand around my fingers
O, it puts a smile in my heart
Everything becomes a little clearer
I realize what life is all about
Its hanging on when your heart has had enough
Its giving more when you feel like giving up
I've seen the light
Its in my daughters eyes
(Martina Mcbride – In My Daughters Eyes)