Monday, January 16, 2012

PESAT 4 Tangerang



PESAT, Program Edukasi Kesehatan Anak untuk Orang Tua, adalah kegiatan yang diadakan secara rutin dibawah bimbingan Yayasan Orangtua Peduli (YOP). Dibawah asuhan Dr. Purnamawati S. Pujiarto, Sp. A (K), MMPed., PESAT telah terselenggara diberbagai kota di Indonesia. Kini PESAT Tangerang hadir kembali dan mengajak Smart Parents semua untuk ikut berpartisipasi didalamnya.
Mengapa harus Ikut PESAT 4 Tangerang
Sebagai orang tua baru, seringkali kita dihadapkan pada situasi yang tidak mengenakkan, contohnya ketika si kecil sakit. Pertanyaan – pertanyaan berikut ini mungkin pernah terlintas dibenak Smart Parents

“Wah, kok demam anakku tidak turun-turun ya? Harus segera diberi obat anti kejang nih! Periksa darah juga deh!”
“Duh, batuknya makin hari kok makin menjadi ya..Ditambah ingusnya berwarna hijau.. Inhalasi aja deh, sama antibiotiknya sekalian!”
“Imunisasi? Ah, ngga usah lah, nanti malah tambah sakit lagi anakku..”
“Si kecil kok kurus banget ya badannya.. Jangan-jangan TBC nih”
“Si adek jatuh dari tempat tidur nih, apa yang harus saya lakukan ya?
“Sekarang ini kok banyak terjadi malpraktik ya? GImana caranya terhindar dari itu?
…. dan 1001 macam pertanyaan dan kekhawatiran khas orang tua lainnya. Hanya satu jawaban yang pasti, BE SMART!
Yuk, rame-rame kita ikut PESAT 4 Tangerang! Dijamin banyak ilmu yang bisa kita dapatkan disini.. Ajak juga sekalian keluarga terdekat kita, supaya kita memiliki pemahaman yang sejalan soal pengasuhan anak.

Topik PESAT 4 TANGERANG

PESAT 4 TANGERANG kali ini akan diadakan dalam 4 sesi, jadwal selengkapnya ada pada halaman ini
Pendaftaran Peserta
Cara untuk mendaftar diacara ini mudah sekali, silakan langsung isi form yang ada pada halaman ini dan tunggu e-mail konfirmasi dari panitia mengenai ketersediaan seatnya.
Pendaftaran juga bisa dilakukan via SMS ke nomor 02160830356 (Rini) atau 085719998980 (Agnes)dengan format sebagai berikut, NAMA PESERTA#NAMA PASANGAN(JIKA BERPASANGAN)#SESI YANG DIINGINKAN#ALAMAT EMAIL#NO TELEPON YANG BISA DIHUBUNGI

Investasi

Single per sesi Rp 110.000
Single semua sesi Rp 400.000
Couple per sesi Rp 210.000
Couple semua sesi Rp 750.000
Ayo…Tunggu apalagi, segera daftarkan diri anda di PESAT 4 TANGERANG. Tempat terbatas!


Schedule dan Venue



Pesat Tangerang kali ini akan diselenggarakan di
Metro Sky Garden
Gedung German Center Indonesia Lt.7
Jl. Kapten Subianto Dj no.1
BSD – Tangerang
Sesi I 
11 Februari 2012
Topik:
1. Demam, Kejang Demam, dan penyakit terkait demam
2. Imunisasi
3. Jaundice (kuning pada bayi) dan seputar perawatan bayi baru lahir
Sesi II 
10 Maret 2012
Topik:
1. Common problem A : Batuk,pilek,radang tenggorokan,OMA,OME
2. TBC dan penyakit paru lainnya: Bronchitis dan Asma.
3. MPASI
Sesi III 
14 April 2012
Topik:
1. Common problem B: Muntah, diare, konstipasi, gastroenteritis
2. Kegawatdaruratan pada anak & penanganannya
3. Narkoba dan pola asuh anak
Sesi IV 
12 Mei 2012
Topik:
1. Tumbuh kembang pada anak dan ADB
2. Superbugs dan Antibiotika
3. Becoming Smart Patient (seputar hak pasien dan layanan terbaik untuk kesehatan )
Setiap sesi berlangsung pada pukul 8.30 – 15.00


Friday, January 13, 2012

MPASI #2


@ID_AyahASI: Kali ini mau bahas lagi masalah MPASI, ada banyak referensi, jadi silahkan pilih yang sesuai dengan hati, ini hanya tambahan informasi #MPASI2

@ID_AyahASI: Boleh setuju, boleh juga enggak setuju..karena memang ada banyak “aliran”…twit MPASI ini adalah versi mimin #MPASI2

@ID_AyahASI: Yang pastinya jago bahas MPASI ya tentu si @MamaKokiHandal, di web-nya lengkap lah..banyak baca dan referensi aja #MPASI2

@ID_AyahASI: Kalo kemaren kita bahas apa itu MPASI? Sekarang kita bahas makanan pertama ketika MPASI dan berapa banyak #MPASI2

@ID_AyahASI: Ada banyak referensi yang bilang kalo makanan pertama bisa cerelia, sayuran atau buah-buahan, silahkan pilih sesuai keyakinan #MPASI2

@ID_AyahASI: Ada pakar yang merekomendasikan untuk memperkenalkan cerelia (beras atau gandum) untuk diperkenalkan pertama kali #MPASI2

@ID_AyahASI: pendukung cerelia ini umumnya mengenalkan bayi dengan bikin Bubur Beras, tentunya bikinan sendiri, para pakar hampir ga sarankan yang instan #MPASI2

@ID_AyahASI: bubur beras diperkaya zat besi, tinggi kalori, rendah alergen, sangat mudah dicerna dan paling mudah diubah konsistensinya (kepadatannya) #MPASI2

@ID_AyahASI: pakar yang lain bilang cerelia bisa di skip aja, karena ASI udah mengandung banyak karbohidrat, jd lebih baik fokus ke sumber protein#MPASI2

@ID_AyahASI: dari beberapa sumber yang menjadi acuan mimin, mostly mereka sarankan buah-buahan sebagai MPASI pertama ke bayi #MPASI2


@ID_AyahASI: di Indonesia juga begitu ada dua pandangan ttg MPASI pertama…ada yang mengenalkan cerelia dan kenalkan buah-buahan #MPASI2

@ID_AyahASI: kita sering denger bahwa baiknya mengenalkan sayuran dulu daripada buah, alasannya kalo udah kenal manis nanti ga suka sayur#MPASI2

@ID_AyahASI: Yang perlu di catat, sebenarnya ASI itu manis buat bayi…jangan samakan lidah kita sama lidah bayi yah, lidah bayi masih “jejaka bin perawan” #MPASI2

@ID_AyahASI: Beberapa pakar rekomendasikan buah yang manis untuk dikenalkan pertama kali ke bayi karena rasanya mendekati rasa ASI#MPASI2

@ID_AyahASI: Para pakar ini percaya bahwa bayi akan lebih senang sama buah karena rasanya emang ga jauh beda sama rasa ASI #MPASI2

@ID_AyahASI: Wied Harry Apriadji juga sarankan buah-buahan, alasannya karena buah paling mudah dicerna ginjal, biar ginjal ga kaget buah jadi pilihan#MPASI2

@ID_AyahASI: Buah mengandung karbohidrat sederhana, komposisinya menurut Wied Harry mendekati karbohidrat pada ASI #MPASI2

@ID_AyahASI: Beberapa buah pilihan yang bisa dijadikan untuk MPASI pertama ketika usia 6 bulan adalah apel, pir, alpukat, pepaya #MPASI2

@ID_AyahASI: Untuk apel dan pir bisa dikukus atau direbus dengan sedikit air, menurut Pak Wied dengan cara ini gizi pada buah tidak hilang#MPASI2

@ID_AyahASI: Campurkan ASI pada setiap waktu makannya, jadi apel+asi, pir+asi,alpukat+asi dan pepaya+asi

@ID_AyahASI: Tahapan selanjutnya, buah&sayur bisa diselang-seling..untuk awal bisa diberikan 1 kali dulu per hari, lalu meningkat 1-2 kali, dst  #MPASI2

@ID_AyahASI: Konsistensinya bertahap..encer dulu, bubur halus, bubur kasar..kemudian kasar, rata2 pada usia 12bulan diharapkan sudah bisa makanan keluarga #MPASI2

@ID_AyahASI: Makanan keluarga ini ada juga yang mengartikan sudah boleh menambah gula+garam, khusus gulgar mungkin kita bahas lain waktu J #MPASI2

@ID_AyahASI: Untuk pertama kali bayi cukup kenyang dengan 1-2 sendok teh,meningkat scr bertahap, pada usia 6-7 bulan ASI masih penuhi 90% nutrisi bayi#MPASI2

@ID_AyahASI: Jadi pas mulai MPASI ga usah bikin menu tumpeng, soalnya baru 1-2 sendok teh juga, santai aja, ga usah buru2,semua ada tahapannya#MPASI2

@ID_AyahASI: Dalam panduan WHO dan UNICEF terbaru juga dianjurkan untuk mulai kenalkan daging merah dan hati ayam, keduanya tinggi zat besi #MPASI2

@ID_AyahASI: Pada usia 7 bulan boleh mulai dikenalkan daging merah dan hati ayam, 1-2 kali per minggu sudah cukup penuhi kebutuhan zat besinya#MPASI2

@ID_AyahASI: Kalo mau tau buah/sayur apa aja pada setiap bulannya, tanya @MamaKokiHandal aja yah, atau silahkan sharing #MPASI2

@ID_AyahASI: Ngasih MPASI ini agak tricky..karena anak bisa ga mau makan bukan cuma karena menu, tapi juga masalah “mood” #MPASI2

@ID_AyahASI: Kalo badan lagi anget, atau mungkin ada yang bikin dia ga nyaman, bisa jadi acara makan jadi ga selancar biasanya #MPASI2

Friday, January 6, 2012

Let-Down Reflex (LDR)


@ID_AyahASI: banyak yang belum tau tentang LDR yah? Tenang, ini bukan curhat seputar Long Distance Relationship…ini tentang Let Down Reflex #LDR

@ID_AyahASI: LDR singkatan dari Let Down Reflex, sering juga dikenal dengan singkatan MER atau Milk Ejection Reflex #LDR

@ID_AyahASI: LDR ini diartikan dengan refleks keluarnya hormon oksitosin yang menstimulasi keluarnya ASI, gimana cara kerjanya? #LDR

@ID_AyahASI: LDR ini selalu mimin bilang fungsinya kaya air di perosotan kolam renang, yang bikin kita lancar turun ke bawah kolam #LDR

@ID_AyahASI: LDR ini dipengaruhi banget sama hormon oksitosin, kalo oksitosin meningkat maka LDR akan terjadi dengan baik #LDR

@ID_AyahASI: Nah, hormon oksitosin dipengaruhi banget sama kondisi emosi si ibu, senang bikin oksitosin meningkat dan sebaliknya #LDR


@ID_AyahASI: Jadi cara kerja biar ASI keluar banyak adalah: Happy-->Oksitosin Meningkat--> LDR-->ASI Deres #LDR

@ID_AyahASI: Sebaliknya yang bikin ASI seret keluar adalah: Banyak Pikiran-->Oksitosin Sedikit-->LDR ga kuat-->ASI Seret #LDR

@ID_AyahASI: Lihat gambar yah, ini kondisi payudara penuh, di pabrik lagi banyak ASI #LDR



@ID_AyahASI: Tugas kita tinggal ngeluarin ASI, eh kok kita…maksudnya emak-emak yang punya payudara buat keluarin ASI #LDR

@ID_AyahASI: Nah, sangat mungkin ASI, meski sedikit bisa keluar tanpa kita perah/pompa, keluarnya ini karena terjadi LDR tadi #LDR

@ID_AyahASI: Hayooo ngacung, siapa yang pas ML tiba-tiba ASI keluar? Nah, itu karena orgasme bikin oksitosin meningkat, terjadilah LDR #LDR

@ID_AyahASI: Ga mungkin kan pas orgasme pada sedih? Pasti pada seneeeeng kaaaan? Itu bisa terjadi karena OrgasmeàHappyàOksitosin NaikàLDR #LDR

@ID_AyahASI: Jadi ketika Pabrik ASI penuh, hormon oksitosin membuat otot-otot di sekitar pabrik ASI untuk kontraksi dan keluarkan ASI #LDR

@ID_AyahASI: Kurang lebih memang hormon oksitosin bikin payudara “ber-kontraksi”, dan akhirnya keluarkan ASI dengan mudah #LDR

@ID_AyahASI: Jadi mungkin sekali kejadian produksi ASI yang banyak tidak sejalan dengan ASI yang keluar, PD berasa penuh tapi ASI seret #LDR

@ID_AyahASI: Yang perlu di catet, hasil ASI yang dipompa/perah TIDAK TEPAT untuk katakan bahwa Produksi ASI menurun, kenapa? #LDR

@ID_AyahASI: karena sebenarnya adalah 2 hal yang berbeda antara cara kerja ASI di produksi dan dikeluarkan #LDR

@ID_AyahASI: Produksi ASI: dipengaruhi Hormon Prolaktin, semakin sering dikeluarkan semakin banyak ASI yang diproduksi #LDR

@ID_AyahASI: Keluarnya ASI: dipengaruhi Hormon Oksitosin, perasaan senang rangsang LDR dan keluarkan ASI lebih mudah #LDR

@ID_AyahASI: LDR ini ada yang bisa merasakan sensasinya, tapi banyak juga yang tidak, yang ga bisa rasakan bukan berarti ga dapet LDR #LDR

@ID_AyahASI: Sensasi LDR ini bisa dirasakan dengan timbulnya rasa haus yang amat sangat, geli di sekitar puting (tingling sensation),atau tetesan ASI di susu sebelahnya#LDR

@ID_AyahASI: Refleks ini ga bisa ditentukan waktunya, dan enggak musti juga terasa…tapi dia bisa dirangsang untuk terjadi #LDR

@ID_AyahASI: Biasanya dirangsang dengan meng-kilik-kilik puting, liat foto/rekaman bayi, suasana yang tenang, perasaan senang #LDR

@ID_AyahASI: Nah ketika menyusui langsung, bayi selalu bisa merangsang oksitosin, dan LDR selalu terjadi..ini beda dengan breastpump #LDR

@ID_AyahASI: Itu kenapa, ketika perah ASI dengan breastpump faktor psikis sangat berperan..kalo lagi cape kerjaan, banyak pikiran itu bikin ASI seret #LDR

@ID_AyahASI: Jadi rangsangan paling sempurna memang ada pada hisapan bayi ketika menyusui,perah tangan juga kasih rangsangan yg baik pada payudara #LDR

@ID_AyahASI: Mudahnya nih, find what makes you happy! ada yang sambil nonton warkop, atau liatin foto mimin di majalah #eaaa #LDR

@ID_AyahASI: Demikian. semoga jelas yah tentang LDR (Let Down Reflex), mimin sih mending ngomongin LDR daripada ngomongin DPR  #LDR

@ID_AyahASI: oh satu lagi...belajar teknik MARMET yah, atau Perah Tangan, cek video ini cara yang benar dan salah http://t.co/Xf0YJFJw


Wednesday, January 4, 2012

Terapi Uap Ruangan


Disclaimer: Terapi uap ini adalah untuk membuat udara kamar anak menjadi lembab, jadi bukan baskom air panas-nya yang ditaro di muka bayi. 


@ID_AyahASI: Kemaren lupa di simpen sharing tentang #TerapiUap-nya, mimin coba share lagi yah


@ID_AyahASI: #TerapiUap ini bisa jadi salah satu solusi untuk sembuhkan batuk pilek pada anak tanpa obat..tentunya ASI/MPASI sayur+buah juga harus


@ID_AyahASI: Refleks Batuk sebenarnya adalah salah satu sistem pertahanan tubuh thdp benda asing di sal nafas


@ID_AyahASI: Ketika tersedak, infeksi flu, dan lendir yang berlebihan, tubuh secara alami akan keluarkan refleks untuk batuk #terapiuap


@ID_AyahASI: Jadi batuk adalah cara alami tubuh utk keluarkan apapun yg ganggu di saluran nafas


@ID_AyahASI: Dr Wati bilang bahwa batuk muncul karena peningkatan produksi dahak yang dipicu oleh infeksi virus atau alergi


@ID_AyahASI: Karena batuk adalah sistem pertahanan alami tubuh maka sebenarnya bisa sembuh tanpa obat-obatan dan sembuh dgn home treatment #terapiuap



@ID_AyahASI: Kalo masih ASI, maka bisa terus dikasih ASI, jemur pagi dan terapi uap..kaya apa sih terapi uap?


@ID_AyahASI: Salah satu cara home treatment-nya adalah dengan terapi uap? Simple aja kok terapi uap ini


@ID_AyahASI: Simple kok, terapi uap ini tujuannya ada 2, bantu encerkan dan keluarkan lendir, dan legakan nafas


@ID_AyahASI: Simple kok, siapin aja baskom berisi air panas, kemudian kasih tetesan minyak kayu putih secukupnya


@ID_AyahASI: Pas anak tidur, taro aja di pojok kamarnya..biarkan uapnya memenuhi kamar..biar udara lembab


@ID_AyahASI: Nah,udara lembab ini yg bantu encerkan dan memudahkan lendir penyebab batuk utk keluar


@ID_AyahASI: Baiknya matikan AC,tapi kalo takut kepanasan, di set jgn terlalu dingin, karena AC bikin udara kering


@ID_AyahASI: Jadi ruangan dibikin kaya sauna gituh, minyak kayu putihnya bisa diganti sama minyak lain kok


@ID_AyahASI: Bisa diganti dgn mint oil atau yg lainnya, pokoknya yg bantu legakan jalan nafaslah..biar tidur nyenyak


@ID_AyahASI: Ga bisa sehari-2 hari sembuh, tubuh juga perlu waktu utk melawan virus..jadi sabar aja yah


@ID_AyahASI: Kalo emang khawatir, boleh ke dokter, cari dokter yg terapkan konsep Rationale Use of Medicine (RUM)


@ID_AyahASI: Gitu deh kira-kira, silahkan kalo ada yg mau menambahkan, feel free to share

Tuesday, January 3, 2012

MPASI #1


@ID_AyahASI: mau share aja tentang ##MPASI, pasti pada punya banyak referensi kan, silahkan kepercayaan masing-masing yah, ini versi mimin

@ID_AyahASI: bahas MPASI akan panjang nih, jadi akan mimin bagi beberapa bagian, sekarang mau bahas tentang apa itu #MPASI yah

@ID_AyahASI: #MPASI adalah Makanan Pendamping Air Susu Ibu…well kadang-kadang bisa jadi Mimin Pendamping Air Susu Ibu juga sih

@ID_AyahASI: Karena namanya Makanan Pendamping maka WHO tetap rekomendasikan pemberian ASI minimal sampe 2 tahun, lebih juga boleh #MPASI

@ID_AyahASI: Seiring pertumbuhan anak, setelah 6 bulan tubuhnya perlu tambahan nutrisi dari makanan, jadi ASI+Makanan, jadi bukan ASI-nya yg kurang nutrisi #MPASI

@ID_AyahASI: ASI kaya akan nutrisi, tapi tubuh si anak perlu nutrisi lebih banyak, makanya perlu dibantu oleh makanan dari luar yang penuh nutrisi alami #MPASI

@ID_AyahASI: Usia 0-6 bulan tubuh anak masih perlu sedikit nutrisi, dan kebutuhan ini bisa dipenuhi oleh ASI…yups, hanya ASI! #MPASI


@ID_AyahASI: Semua pakar kesehatan dan laktasi sepakat bahwa pemberian #MPASI dimulai pada saat usia bayi 6 bulan atau 180 hari

@ID_AyahASI: WHO, UNICEF, American Academy of Pediatrics, Health Canada dan organisasi kesehatan lainnya,sepakat #MPASI di usia 6 bulan dan bukan di usia 4-6 bulan

@ID_AyahASI: Kesiapan bayi terhadap #MPASI bisa dilihat pada kesiapan pencernaan dan tanda-tanda tumbuh kembang fisik bayi

@ID_AyahASI: Emang agak sulit untuk ngeliat kesiapan pencernaan, tp banyak penelitian yg bilang usia 6 bulan adalah usia ideal untuk mulai #MPASI

@ID_AyahASI: Kalo tanda2 tumbuh kembang juga ga bisa cuma diliat dari usia kalender, tp secara umum tanda2 itu ada di usia 6-8 bulan #MPASI

@ID_AyahASI: Itu kenapa ada beberapa kasus yg mungkin pada usia 6 bulan masih ngeluarin makanan yang disuapin, bisa jd emang dia belum siap #MPASI

@ID_AyahASI: Sebaliknya, ada juga yang pada usia 5 bulan ada yg sudah mangap-mangap, dan bisa duduk tegak atau udah mencapai 2x berat lahir #MPASI

@ID_AyahASI: Buat usia antara usia 4-6 bulan yang ada tanda2 itu, mungkin sebaiknya memang tetap menunggu sampe usia 6 bulan #MPASI

@ID_AyahASI: Buat yang 6 bulan tapi anaknya masih ngeluarin makanan, sabar dikit aja, jgn dipaksa, ganti variasi menu dan tidak usah khawatir berlebihan #MPASI

@ID_AyahASI: Yang perlu diingat, pada usia 6-7 bulan, ASI masih penuhi 90% nutrisi tubuh anak, buatlah suasana makan anak menyenangkan #MPASI

@ID_AyahASI: Penting! pada usia antara 3-4 bulan biasanya bayi mengalami Growth Spurt, tandanya sering kebangun malem dan sering minta nenen #MPASI

@ID_AyahASI: Biasanya Growth Spurt ini diasumsikan sebagai “bayi kelaperan terus”, akhirnya banyak yang ngasih pisang atau biskuit, atau yg lainnya #MPASI

@ID_AyahASI: Padahal bisa diatasi dengan lebih sering menyusui atau dengan kasih ASIP, biasanya 1-2 minggu bayi akan kembali ke pola biasa #MPASI

@ID_AyahASI: Jadi, mulai kenalin MPASI di usia 6 bulan yah atau di usia 5 bulan 30 hari, besoknya bisa mulai #MPASI, yg ringan dulu jangan Nasi Tumpeng

@ID_AyahASI: Ada juga beberapa tanda untuk melihat apakah bayi sebenarnya udah siap untuk #MPASI apa belum, simak yah

@ID_AyahASI: Tanda yg mudah adalah, bayi udah ga punya lagi “Tounge -Thursting Reflex”, ini kira2 mimin artikan sebagai Reflek Melepeh makanan #MPASI

@ID_AyahASI: Jadi pada 4 bulan pertama, bayi punya yg namanya “Tounge -Thursting Reflex”, reflek ini melindungi bayi biar enggak tersedak makanan padat #MPASI

@ID_AyahASI: Kata Dr.Jim Sears, kalo ada makanan yang dirasa aneh sama bayi maka reflek ini yg bekerja,reflek ini malah akan ngeluarin makanan dari mulut #MPASI

@ID_AyahASI: Nah,pada antara usia 4-6 bulan, reflek ini akan berkurang dan akan hilang sama sekali dari bayi, tp pada beberapa kasus bisa lbh dari 6 bulan #MPASI

@ID_AyahASI: Tanda lainnya adalah kemampuan bayi untuk mengenali “kenyang”, biasanya melepas payudara atau menjauh dari ASIP (ga mau minum lagi kalo kenyang) #MPASI

@ID_AyahASI: Kemampuan kenali kenyang penting, bayi bisa mengatur dirinya sendiri,jg utk hindari dari kekenyangan berlebihan dikala emaknya nyodorin makanan mulu #MPASI

@ID_AyahASI: Tapi bukan berarti enggak ada takaran makan yah, nanti kita bahas berapa sebenarnya takaran yang pas buat #MPASI di awal-awal

@ID_AyahASI: Bayi udah bisa duduk dan bisa menegakkan kepala sendiri tanpa dibantu, meski udah bisa dibawah 6 bulan, ga berarti bisa dikenalin #MPASI

@ID_AyahASI: Mulai tertarik dengan makanan sebenarnya ga bisa dijadikan acuan, soalnya pada usia 4-6 bulan bayi mulai masukin semua hal ke mulutnya #MPASI

@ID_AyahASI: Bayi udah mulai bisa memegang makanan dengan menjepit (pake ibu jari dan telunjuk), dan bisa masukin ke mulut #MPASI

@ID_AyahASI: Tapi semua itu masih tanda-tanda, pastikan melihat tanda2nya secara keseluruhan, dan usia 6 bulan tetap menjadi pedoman #MPASI

@ID_AyahASI: dalam Guiding Principles For Complementary Feeding Of The Breastfeed Child dari WHO, ada yang namanya Responsive Feeding, apakah itu? #MPASI

@ID_AyahASI: Responsive Feeding adalah panduan memberi makan bayi dengan terapkan prinsip psiko-sosial, gampangnya berikan makan dengan perasaan cinta #MPASI

@ID_AyahASI: Pertama, suapin anak dengan tenang dan senang, kalo udah bisa makan sendiri sebaiknya tetap di temani oleh orang dewasa #MPASI

@ID_AyahASI: Sensitif-lah dengan perasaan lapar dan kenyang pada anak, kalo udah lapar ya kasih makan, kalo udah kenyang yah berhenti..rajin amati perilaku bayi yah #MPASI

@ID_AyahASI: Kedua, kasih makan dengan perlahan dan kesabaran tingkat dewa, ajak si bayi untuk makan, tapi jangan dipaksa.. #MPASI

@ID_AyahASI: kalo emang  belum mau mangap, atau di lepeh..jangan dipaksa, ajak ngobrol dulu, kalo masih ga mau..biarlah anak main dulu.. #MPASI

@ID_AyahASI: Ketiga, kalo anak sering menolak makanan, coba variasikan menunya dan coba ubah gaya dan cara kasih makannya #MPASI

@ID_AyahASI: Bisa sambil mendongeng, bisa pake kostum, carilah cara kasih makan yang seru…jadikan waktu makan menyenangkan, dan bukan paksaan #MPASI

@ID_AyahASI: Keempat, kalo anak gampang hilang minat makan, minimalkan atau hindari berbagai gangguan di kala makan  #MPASI

@ID_AyahASI: Baiknya matikan TV, jauhkan mainan dan hal-hal yang bikin si bayi malah jadi ga fokus sama makannya..apalagi sambil lari-larian, latih makan sambil duduk #MPASI

@ID_AyahASI: Kelima, ingatlah kalo waktu makan adalah waktu belajar antara orang tua dan anak, keduanya sama-sama lagi belajar #MPASI

@ID_AyahASI: Bangun aura penuh cinta ketika waktu makan, ajak anak ngobrol ketika makan, pastikan ada eye-to-eye contact #MPASI

@ID_AyahASI: Selamat berlatih…coba evaluasi lagi cara kasih makan ke anak..perbaiki jika merasa ada yang salah, ga ada kata terlambat untuk belajar #MPASI

@ID_AyahASI: Demikian. nanti disambung lagi buat bahas #MPASI apa yang sebaiknya diberikan pada anak pertama kali yah, jangan bosen nagih ke mimin









Thursday, December 29, 2011

Bau Tangan? Daripada Bau Ketek!


@ID_AyahASI: Pernah tau sama upacara Tedhak Sinten/Turun Tanah kan? Yang mimin tau ada di Jawa, Aceh dan Bali. Semua dengan ciri khas daerahnya masing2

@ID_AyahASI: Untuk pertama kalinya, dalam usia 7 bulan, bayi dikenalkan sama tanah, menjejakkan kakinya

@ID_AyahASI: Ini sejalan dengan masa buat bayi untuk belajar merangkak dan pada akhirnya akan belajar untuk berjalan..hingga akhirnya ga perlu di gendong lagi

@ID_AyahASI: Terus dimana bayi selama 0-7 bulan berada? Yah digendongan dong,paling turun cuma buat tidur dan mandi :)

@ID_AyahASI: See..budaya asli Indonesia aja udah lama mengenal menggendong bayi, sampe dibikin upacara turun tanah

@ID_AyahASI: Jadi pada dasarnya ga ada istilah 'bau tangan'! Jauh sebelum ada yang namanya stroller, bayi yah digendong kan?

@ID_AyahASI: Terus kenapa bayi nangis kalo ga digendong/digendong orang lain? Prinsip pertama, jangan pernah mengira bayi ga tau apa-apa


@ID_AyahASI: Bayi tuh pinter! Dia udah tau mana yang bikin dia nyaman..digendong sama emaknya emang rasanya juara buat dia

@ID_AyahASI: as simple as, elu males kan kalo ngomong sama orang yang lebai dan bikin ga nyaman? Apalagi di gendong sama orang lebai?

@ID_AyahASI: Emang sih, itu bikin emaknya jadi ga bisa ngapa-ngapain, tp emaknya bisa gendong pake kain kok,didepan atau dibelakang

@ID_AyahASI: Mimin sempet baca artikel kenapa bayi-bayi di afrika jarang menangis? Karena most of the time, mereka selalu nempel digendong emaknya

@ID_AyahASI: Bayi terlibat dalah semua aktifitas emaknya, bayi dan emaknya belajar memahami satu sama lain

@ID_AyahASI: Atau..elu sob, iye elu, Ayah bisa bantu gendong anak, penuh cinta, ga usah pake BT..anak elu juga kan?

@ID_AyahASI: Jadi emaknya bisa istirahat juga atau bisa beres-beres rumah..gendonglah anak elu sob, peluk penuh cinta

@ID_AyahASI: Sedalam pelukan elu waktu masih pacaran dulu...mimin sih percaya aura cinta tuh bisa dirasain, apalagi sama bayi

@ID_AyahASI: Penelitian buktikan banyak bayi-bayi dalam budaya barat lebih sering menangis..meski menangis adalah wajar buat bayi, tapi...

@ID_AyahASI: Buat beberapa budaya yang mengenal menggendong, bayi menangis bukanlah hal yang normal terjadi..

@ID_AyahASI: Dr.Sears sebutkan lebih sering menggendong bayi bisa meminimalisir terjadinya kolik, menggendong bikin bayi ga stresss

@ID_AyahASI: Kehidupan didalam rahim tuh emang udah bikin nyaman banget buat sibayi,suhu nyaman,denger detak jantung dan diayun dalam perut

@ID_AyahASI: Nah,kelahiran "mengganggu" kenyamanan itu..itu kenapa mereka seneng banget digendong,apalagi nempel didada ibu

@ID_AyahASI: Buat apa menguras energi bayi untuk menangis? Kan lumayan kalo energinya justru dimanfaatin buat tumbuh kembangnya

@ID_AyahASI: Jadi emang ga ada alasan untuk enggak langsung menggendong bayi pas dia menangis..

@ID_AyahASI: Gendong pake kain aja,dari lahir sih mimin pake metode Kangaroo Mother Care..jd bisa sambil ngelakuin aktifitas lain

@ID_AyahASI: Menggendong juga bisa ningkatin kemampuan bicara, karena bayi sering mendengar obrolan ayah,ibu dan orang sekitarnya

@ID_AyahASI: Kita juga lebih paham dengan bayi,karena secara fisik terus berdekatan,secara emosi juga berhubungan

@ID_AyahASI: Itu kenapa, banyak para ayah, yes kita sob..yang enggak begitu dekat sama anak, kenapa? Yah emang kita males gendong anak kan?

@ID_AyahASI: Sialnya..kita lebih seneng gendong koran, lebih bangga gendong BB, iPad dan iPhone dibanding gendong anak

@ID_AyahASI: Habiskanlah masa-masa dia mau digendong, ga lama kok..by the end of the day, elu akan sampe di masa dia ga mau digendong

@ID_AyahASI: Mengutip twit @deelestari: Kalo kt Dr. Sears, babies are like heat-seeking
missile. It constantly looks for your warmth

@ID_AyahASI: Let's go grab your babies peopleeee..while he/she is HOT! Happy Weekend

Wednesday, December 28, 2011

Pemasaran Susu Formula di Indonesia (Liputan Al Jazeera)


Al Jazeera investigates the controversial marketing tactics and impact of formula milk manufacturers in Indonesia