Tuesday, November 22, 2011

3 kunci mendukung istri memberikan ASI





Berikut ini adalah tweet @siadit tentang pendapat dan pengalamannya dalam mendukung istri memberikan ASI. Tweet ini diambil pada hari Rabu, 23 November 2011. Admin melakukan editing atas seijin yang bersangkutan.




Gue mau ngomong tentang kunci mendukung istri dalam memberikan ASI, khusus buat calon ayah atau yang sudah jadi ayah. Terus terang gue bukan orang yang ahli banget soal per-ASI- an. Teman - teman seperti @dibamommy, @housniati & @a_rahmathidayat lah yg lebih kompeten. 


Gue dibesarkan dengan sufor dan bubur instan. Emak gue dokter. Dari kecil gw terbiasa lihat sampel sufor, biskuit dan bubur bayi. Jadi, sama seperti elo sob, gw pikir yg paling baik itu ya sufor. Apalagi dengan additif DHA, omega dan vitamin-vitamin hebat lainnya.


Waktu istri hamil, gue netral dengan ASI-sufor. Gue gak nyari info secara spesifik tentang khasiat ASI. Tapi, gue punya visi : yg terbaik buat anak dan istri. 


Suatu hari, @yuliaindriati bilang "aku mau ASI aja." Gue ya cuma manggut-manggut. Gue percaya, dia udah mempertimbangkan banyak hal untuk ASI. 


Apakah setelah itu gue cari info tentang ASI? Nggak juga. Istri gue yang sibuk pantengin milis @aimi_asi. Gue? Jadi pendengar temuan-temuan dia di milis. Mungkin itu kunci pertama, jadi pendengar yang baik dari cerita-cerita istri. Saat itu gak tau tuh ego gw sbg laki2 kemana. Dia ngomong, gue dengerin. Dari cerita istri, gue belajar tentang ASI. "Gak takut dibilang ke-cewek-cewek-an Dit? ASI kan urusan cewek" kata ego gue.


LAH! Kenapa urusan ASI = urusan cewek? Itu pertanyaan ke diri gue sendiri. ASI itu bagian dari membangun rumah tangga, yang HARUS menjadi urusan berdua. Gue jadi ingat kisah nabi yang bantu istri memerah kambing, di jaman semua orang Arab berpikir urusan merah kambing = urusan cewek. Jadi, kenapa kita sebagai cowok mesti gengsi bantu istri untuk ASI?  So, itu kayaknya kunci ke 2: buang gengsi elo jauh - jauh sob.


Butuh lebih dari sekedar gengsi/ego untuk membangun keluarga yang baik. Gue belum bisa geser Presiden/DPR untuk bikin negara jadi lebih baik, tapi gue bisa bantu istri untuk bikin keluarga yang baik. Ta** kucing lang kalau loe koar-koar nuntut pemerintaah/negara untuk jadi lebih bener, kalau loe sendiri gengsi dan gak nyaman untuk support istri ber ASI. 


Karena istri gue mau ASI, gue support dia habis-habisan dari sisi finansial: daftar kelas laktasi, beli breast pump, kulkas dua pintu, botol 100cc dan lain-lain. Meski demikian sob, you can shower your wife with all breastfeed gadgets in the worl, but by the end of the day, she just neeed you beside her


Itu kunci ke 3, sisi emosi. Kunci ini kemudian di konfirmasi pada kelas laktasi: ASI lancar karena istri senang dan nyaman., So kalau ASI istri loe gak keluar, loe juga punya salah sob.


Jadi, cuma butuh 3 tindakan untuk elo sebagai suami mensupport istri ber-ASI: dengar, buang gengsi/ego dan buat nyaman istri dengan kehadiran elo.


Terakhir nih sob, kalau loe bisa cari film bokep, kenapa ya loe gak bisa nyari informasi ASI di google? 



4 comments:

  1. @rullUmam : GUE DEMEN DAH OM ADIT---> Terakhir nih sob, kalau loe bisa cari film bokep, kenapa ya loe gak bisa nyari informasi ASI di google?

    ReplyDelete
  2. Thx infonya Ooom..
    Sedikit keras sie, tapi gw enjoy kok.
    Hidup Ayah ASI :)

    ReplyDelete
  3. klo.suaminya sibuk.dan ga bisa support gimana,? :( memang bnr bgt semua awalnya dr pikiran, dan bakalan susah bgt utk relaktasi klo tiap hari ada aja yg bikin stress..

    ReplyDelete